INDRAMAYUUPDATE – Kabar duka datang dari pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Seorang PMI bernama Darwita dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan kerja di sekitar wilayah laut Busan, Korea Selatan.
Informasi tersebut disampaikan oleh Komunitas Muslim Indonesia (KMI) Korea Selatan melalui unggahan media sosialnya. Dalam unggahan itu, KMI Korsel menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Darwita yang disebut sebagai sosok pekerja keras dan gigih mencari nafkah halal di negeri orang.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Segenap keluarga besar Komunitas Muslim Indonesia di Korea Selatan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya saudara kami, Bapak Darwita asal Indramayu, Jawa Barat,” tulis KMI Korsel dalam unggahannya.
KMI Korsel menyebut almarhum merupakan salah satu pejuang devisa yang dikenal memiliki semangat kerja tinggi selama merantau di Korea Selatan. Mereka juga mengajak masyarakat untuk turut mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.
“Ketulusan dan semangat kerjanya menjadi teladan bagi kami semua yang merantau jauh dari tanah air,” lanjut pernyataan tersebut.
Hingga kini belum diketahui secara rinci kronologi kecelakaan kerja yang menyebabkan Darwita meninggal dunia. Namun, kasus kecelakaan kerja yang menimpa PMI di Korea Selatan beberapa kali menjadi sorotan pemerintah Indonesia.
Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) sebelumnya juga menegaskan komitmennya dalam memastikan hak-hak PMI korban kecelakaan kerja di luar negeri tetap terpenuhi, termasuk pemulangan jenazah dan santunan kepada keluarga korban.





