Lihat Api Muncul dari Gudang, Tetangga Langsung Dobrak Pintu Rumah Agar Korban Keluar Selamatkan Diri

INDRAMAYUUPDATE – Kebakaran melanda sebuah gudang yang menyatu dengan rumah warga di Blok Jarong, Desa Losarang, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu (10/6/2026) pagi.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Api pertama kali diketahui oleh Toto, tetangga korban, yang melihat kepulan asap hitam pekat disertai kobaran api dari arah gudang rumah milik Wahyudin (42).

“Kejadiannya sekitar pukul 08.30 WIB. Saksi yang sedang melintas di depan rumah korban melihat api dari bagian dalam garasi rumah,” kata Kabid Damkar Satpol PP dan Damkar Indramayu, Jajat Wibisono, Rabu (10/6/2026).

Melihat kondisi darurat tersebut, Toto berusaha memberitahu pemilik rumah. Ia mengetuk pintu dengan keras hingga akhirnya mendobrak pintu agar korban segera keluar dan menyelamatkan diri.

Peristiwa itu langsung mengundang perhatian warga sekitar. Mereka bergotong royong melakukan pemadaman menggunakan ember berisi air sembari menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Tak lama kemudian, petugas Damkar datang dan langsung melakukan penyemprotan untuk melokalisasi api. Berkat kesigapan warga dan petugas, kobaran api tidak sampai merembet ke bangunan utama rumah.

“Hanya gudangnya saja yang terbakar. Gudang itu digunakan untuk menyimpan barang-barang. Seluruh isi gudang dan material kayu di dalamnya hangus terbakar. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.36 WIB,” ujar Jajat.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, pemilik rumah dilaporkan mengalami syok setelah kebakaran terjadi.

Menurut Jajat, petugas sempat menenangkan korban yang masih khawatir api kembali menyala. Bahkan sebelum meninggalkan lokasi, petugas melakukan penyemprotan ulang untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

“Pemilik rumah masih takut apinya muncul lagi. Karena itu kami lakukan penyemprotan ulang dan memastikan api benar-benar sudah padam,” katanya.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik. Akibat peristiwa itu, korban ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp 30 juta.

Damkar Indramayu mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah guna mencegah terjadinya kebakaran akibat arus pendek listrik.

“Kami mengimbau warga selalu memastikan kondisi instalasi listrik dalam keadaan baik, karena banyak kejadian kebakaran dipicu oleh korsleting listrik,” pungkas Jajat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *