INDRAMAYUUPDATE – Sebuah mobil pengangkut sound system milik rombongan kesenian Singa Depok terguling saat arak-arakan dalam acara adat unjungan Buyut Layah di Desa Totoran, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Minggu (25/10/2026).
Kecelakaan tunggal yang terjadi sekitar pukul 11.40 WIB itu mengakibatkan lima orang mengalami luka-luka. Seluruh korban langsung dibawa ke RSUD Indramayu untuk mendapatkan penanganan medis.
Kapolsek Pasekan, Iptu Nanang Dasuki, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, kecelakaan melibatkan kendaraan pengangkut sound system dari salah satu rombongan Singa Depok bernama Faiz Nada.
Menurut Nanang, kendaraan tersebut terguling setelah roda depan sebelah kiri terperosok di bagian pinggir jalan cor yang memiliki perbedaan ketinggian.
“Roda ban depan sebelah kiri terperosok di pinggiran jalan cor yang memiliki beda tinggi,” jelas Nanang.
Akibatnya, kendaraan kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terguling. Sejumlah kru yang berada di kendaraan tersebut ikut terjatuh, sementara perangkat sound system mengalami kerusakan.
Lima Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Polisi mencatat, lima orang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut. Empat di antaranya merupakan kru rombongan Singa Depok, yakni Otong Supriyanto, Achmad Perdaus, Ade Supriyana, dan Endang Subrata.
Satu korban lainnya adalah Parno, warga yang sedang menonton arak-arakan kesenian tersebut.
Kelima korban mengalami luka dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda. Luka yang dialami antara lain terkilir pada kaki, retak tulang betis, goresan pada paha, hingga luka sobek di bagian kening.
Nanang mengatakan, seluruh korban telah mendapatkan perawatan medis di RSUD Indramayu. Setelah menjalani penanganan, mereka diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.
“Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Setelah mendapatkan perawatan intensif dari pihak RSUD Indramayu, kelima korban langsung diizinkan pulang ke rumah masing-masing,” ujarnya.
Polisi Bantu Evakuasi Kendaraan
Selain memastikan para korban mendapat penanganan medis, petugas kepolisian juga membantu proses evakuasi mobil pengangkut sound system yang terguling di lokasi kejadian.
Kecelakaan tersebut menyebabkan kerusakan pada kendaraan dan perangkat sound system. Kerugian materiil yang dialami rombongan Singa Depok diperkirakan mencapai sekitar Rp 10 juta.
Nanang memastikan, situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Pasekan kembali kondusif setelah kejadian tersebut.
“Untuk saat ini, situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Pasekan kami pastikan sudah kembali aman dan kondusif,” pungkasnya.