INDRAMAYUUPDATE – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Desa Cipancuh, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Seorang pelajar SMA berinisial CAW (18) tewas setelah motor yang dikendarainya bertabrakan dengan sepeda motor dari arah berlawanan.
Kecelakaan tersebut terjadi pada Sabtu (5/9/2026) sekitar pukul 11.44 WIB. Korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah yang dideritanya.
Kapolsek Haurgeulis AKP Saefullah membenarkan kecelakaan tersebut. Dia mengatakan korban merupakan pelajar SMA.
“Iya benar, korban laki-laki masih pelajar SMA, korban meninggal dunia di tempat kejadian,” kata Saefullah saat dikonfirmasi, Minggu (6/9/2026) pagi.
Hendak Menyalip Mobil
Saefullah menjelaskan kecelakaan bermula ketika CAW mengendarai Honda Scoopy bernomor polisi E 4875 QAF dari arah Patrol menuju Haurgeulis.
Saat tiba di lokasi kejadian, korban hendak mendahului sebuah mobil yang melaju di depannya. Namun, ketika mengambil manuver untuk menyalip, korban tiba-tiba melihat sepeda motor dari arah berlawanan.
Korban yang terkejut disebut panik hingga kehilangan kendali. Sepeda motornya kemudian oleng ke kanan dan terjatuh ke badan jalan.
Pada saat bersamaan, Honda Supra Fit bernomor polisi T 6044 AM yang dikendarai Ihya Ulumuddin (25) melaju dari arah berlawanan. Karena jarak sudah terlalu dekat, Ihya tidak sempat menghindari motor korban.
“Pada saat bersamaan, sepeda motor Honda Supra Fit yang dikendarai Ihya tidak bisa menghindar karena jaraknya sudah terlalu dekat,” jelas Saefullah.
Benturan keras pun tak terhindarkan. Kedua sepeda motor tersebut bertabrakan di badan jalan.
Korban Tak Pakai Helm
Nahas, CAW diketahui tidak mengenakan helm saat kecelakaan terjadi. Akibat benturan tersebut, pelajar berusia 18 tahun itu mengalami luka parah hingga meninggal dunia di lokasi.
“Iya, korban tidak memakai helm. Sedangkan pengendara lainnya (Ihya), mengalami luka ringan,” ungkap Saefullah.
Petugas kemudian mengevakuasi korban dari lokasi kejadian. Jenazah CAW selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka di Desa Cipancuh untuk dimakamkan.
Polisi Ingatkan Bahaya Menyalip Sembarangan
Saefullah mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan keselamatan saat berkendara. Menurutnya, penggunaan helm bukan hanya untuk menghindari sanksi tilang, tetapi merupakan perlengkapan penting untuk melindungi kepala saat terjadi kecelakaan.
“Helm ini penting karena demi keselamatan saat berkendara,” ujarnya.
Dia juga mengingatkan pengendara agar tidak memaksakan diri saat hendak mendahului kendaraan lain. Pengendara diminta memastikan kondisi jalan, jarak pandang, serta ruang yang tersedia benar-benar aman sebelum melakukan manuver.
“Kejadian ini mesti menjadi pelajaran bersama, saat hendak menyalip pastikan dahulu bahwa jarak aman dan ruang yang cukup sebelum menyalip,” kata Saefullah.






