ODGJ Ngamuk di Pemukiman Warga di Indramayu hingga Rusak Fasilitas Umum

INDRAMAYUUPDATE – Seorang pria yang diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) mengamuk di kawasan Blok Kalisong-Karang Konong, Desa Bulak, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Senin (3/8/2026). Aksi pria berinisial S itu membuat warga panik karena menyerang orang di sekitarnya dan merusak sejumlah fasilitas umum.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, S datang ke permukiman warga mengenakan baju biru dan celana kain hitam panjang. Tak lama kemudian, ia tiba-tiba bertindak agresif.

Selain berusaha menyerang warga, S juga merusak beberapa fasilitas umum di sekitar lokasi. Meski kerusakan yang ditimbulkan tidak tergolong berat, aksi tersebut membuat warga khawatir dan memilih meminta bantuan petugas.

Laporan warga langsung ditindaklanjuti aparat kepolisian bersama Satpol PP dan Pemerintah Desa Bulak. Petugas mendatangi lokasi untuk mengamankan pria tersebut.

Kapolsek Kandanghaur AKP Joni mengatakan proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena kondisi S yang terus mengamuk.

“ODGJ yang mengamuk ini diketahui berinisial S, alhamdulillah sudah berhasil kita evakuasi,” kata Joni.

Menurutnya, petugas lebih dulu mengepung S secara perlahan untuk mempersempit ruang geraknya. Saat situasi memungkinkan, petugas langsung menyergap dan mengamankannya.

Untuk mencegah tindakan yang membahayakan, tangan S terpaksa diikat sebelum dievakuasi.

Setelah berhasil diamankan, S dibawa ke RSUD Indramayu untuk menjalani penanganan medis dan observasi kondisi kejiwaannya. Polisi juga berkoordinasi dengan pihak keluarga agar yang bersangkutan dapat memperoleh perawatan lanjutan.

“Sedangkan untuk situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan tersebut, kami pastikan saat ini sudah kembali kondusif,” ujar Joni.

Joni mengapresiasi langkah cepat warga yang segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri apabila menghadapi kejadian serupa.

“Kami mengajak masyarakat untuk menghindari tindakan main hakim sendiri dan segera melapor kepada petugas saat terjadi gangguan keamanan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page