INDRAMAYUUPDATE – Kebakaran melanda kawasan hutan di Blok Cipondoh, Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Sekitar 5 hektare lahan terbakar sebelum akhirnya api berhasil dipadamkan personel gabungan TNI dan Perhutani.
Kebakaran tersebut terjadi pada Jumat (4/9/2026). Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 10.00 WIB.
“Awalnya kami dapat laporan sekitar pukul 10.00 WIB terjadi kebakaran lahan hutan, luasan yang terbakar kurang lebih 5 hektare,” kata Tulus.
Mendapat laporan tersebut, Tulus langsung memerintahkan personel Koramil 0613/Terisi menuju lokasi. Petugas kemudian berkoordinasi dengan Perum Perhutani wilayah Cikawung dan Yonif TP 889/GW untuk menghentikan kobaran api.
Pemadaman dilakukan dengan mengerahkan armada pemadam kebakaran milik TNI. Sejumlah prajurit juga melakukan pemadaman secara manual menggunakan ranting dan batang pohon.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Api berhasil dijinakkan sekitar pukul 11.15 WIB atau sekitar 1,5 jam sejak kebakaran dilaporkan.
“Berkat kesigapan dan sinergi seluruh unsur yang terlibat, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.15 WIB atau kurang lebih satu setengah jam setelah kejadian diketahui,” ujar Tulus.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Setelah api berhasil dipadamkan, kondisi di sekitar lokasi dilaporkan aman.
Sementara itu, penyebab kebakaran hingga kini masih diselidiki oleh pihak berwenang.
Tulus mengatakan kondisi musim kemarau membuat kawasan hutan dan lahan kering lebih rentan terbakar. Karena itu, dia meminta jajarannya meningkatkan kesiapsiagaan terhadap setiap laporan kebakaran.
Prajurit TNI diminta segera bergerak ke lokasi apabila menerima informasi mengenai titik api.
Masyarakat juga diminta ikut mencegah terjadinya kebakaran, terutama dengan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu munculnya api di kawasan hutan dan lahan kering.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama di kawasan hutan dan lahan kering. Apabila melihat adanya titik api, segera laporkan kepada aparat atau pihak terkait agar dapat ditangani sedini mungkin,” pungkasnya.






