INDRAMAYUUPDATE – Pemerintah Kabupaten Indramayu menggenjot pembangunan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah. Bupati Indramayu Lucky Hakim menegaskan perbaikan jalan menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah untuk meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Sejumlah ruas jalan strategis saat ini tengah diperbaiki, di antaranya berada di Kecamatan Sliyeg, Sindang, Arahan, hingga Gabuswetan.
Lucky mengatakan percepatan pembangunan infrastruktur dilakukan sebagai upaya menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperlancar mobilitas antarwilayah.
“Percepatan pembangunan infrastruktur ini adalah upaya kita guna meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Lucky Hakim, Jumat (5/6/2026).
Salah satu proyek yang sedang berjalan yakni rekonstruksi Jalan SP Sudikampiran-Gadingan di Kecamatan Sliyeg. Untuk proyek tersebut, Pemkab Indramayu mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3,31 miliar yang bersumber dari APBD Indramayu Tahun 2026.
Menurut Lucky, ruas jalan tersebut memiliki peran penting sebagai jalur penghubung warga sekaligus akses distribusi hasil pertanian dan aktivitas perdagangan masyarakat.
“Karena itu, kami terus berupaya menghadirkan infrastruktur yang berkualitas dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Selain di Sliyeg, pembangunan juga dilakukan pada ruas Jalan Sindang-Pecuk, Kecamatan Sindang. Pekerjaan diawali dengan pembangunan tembok penahan tanah (TPT) sepanjang 500 meter guna menjaga kestabilan badan jalan dari risiko erosi dan pergeseran tanah.
Setelah pembangunan TPT selesai, jalan tersebut direkonstruksi menggunakan cor beton sepanjang 1.125 meter.
Lucky menilai keberadaan jalan yang baik akan memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
“Dengan akses jalan yang baik, aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar, biaya transportasi dapat ditekan, dan peluang usaha masyarakat semakin berkembang,” katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu, Maulana Malik, menyebut pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu aspirasi yang paling banyak disampaikan masyarakat.
Karena itu, pihaknya berkomitmen memaksimalkan anggaran pembangunan jalan pada tahun 2026. Namun, ia mengingatkan seluruh kontraktor agar tetap mengutamakan kualitas pekerjaan.
“Pembangunan ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas jalan, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang yang akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Maulana.
Menurutnya, Dinas PUPR akan melakukan pengawasan secara ketat terhadap seluruh proyek yang sedang berjalan agar pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Ia berharap pembangunan infrastruktur yang dilakukan dapat membuka akses ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Indramayu.
“ Infrastruktur yang semakin kuat dan andal diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat daya saing Kabupaten Indramayu di masa mendatang,” pungkasnya.






