Tumpukan Sampah yang Menggunung Hingga Buat Pemotor Jatuh di Jembatan Kamal Indramayu Dipastikan Ilegal

INDRAMAYUUPDATE – Video tumpukan sampah yang menggunung di Jembatan Kamal, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, viral di media sosial. Sampah yang berceceran di badan jalan bahkan menyebabkan pengendara sepeda motor tergelincir hingga jatuh.

Jembatan Kamal sendiri merupakan akses penghubung antara Desa Mundu, Kecamatan Karangampel, dengan Desa Segeran, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu.

Dalam video berdurasi 1 menit 16 detik yang beredar, terlihat sampah berserakan di atas jembatan hingga membuat jalan licin. Seorang pengendara motor yang melintas tampak kehilangan kendali lalu terjatuh. Bahkan, pengendara lain yang hendak membantu korban ikut terpeleset karena menginjak tumpukan sampah.

Pantauan di lokasi pada Kamis (28/5/2026) sore, sampah yang sebelumnya memenuhi badan jembatan sudah dibersihkan oleh petugas.

Camat Juntinyuat yang juga menjabat sebagai Plt Camat Karangampel, Ali Alamudin memastikan, lokasi tersebut bukan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) resmi.

“Itu kan jembatan, bukan TPS. Kami juga sudah berkali-kali memberikan peringatan, tapi ternyata selalu ada yang buang di sana diduga dibuang saat malam hari,” kata Ali.

Ali menjelaskan, pemerintah sebenarnya telah menyediakan TPS resmi di wilayah setempat. Namun, masih ada oknum warga yang membuang sampah secara ilegal di Jembatan Kamal.

Menurutnya, berbagai upaya sudah dilakukan pemerintah untuk mencegah aksi buang sampah sembarangan di lokasi tersebut. Mulai dari pemasangan spanduk larangan hingga penempatan petugas pengawas.

“Spanduk larangan sebenarnya ada, tapi selalu hilang. Misal dipasang pagi, malamnya hilang,” ujarnya.

Ali menyebut, pengawasan oleh petugas cukup efektif mencegah aksi pembuangan sampah sembarang. Namun, pemerintah punya keterbatasan tidak bisa mengawasi selama 24 jam penuh.

“Kalau ada petugas memang tidak ada yang berani buang. Tapi pas tidak ada yang ngawasin, ada lagi yang buang sampah di sana,” katanya.

Terkait video yang viral di media sosial, Ali mengatakan Pemerintah Desa Segeran langsung bergerak membersihkan sampah yang berserakan di jembatan. Sampah tersebut kemudian diangkut ke TPS terdekat sebelum dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pecuk oleh armada Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Ali pun mengimbau masyarakat agar tidak lagi membuang sampah di Jembatan Kamal karena selain merusak lingkungan, kondisi tersebut juga membahayakan keselamatan pengendara.

“Kami berharap jangan ada lagi yang buang sampah di sana, karena lokasi itu bukan TPS melainkan jembatan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *