Taman Cimanuk Indramayu, Alternatif Rekreasi Hijau Gratis Saat Libur Sekolah

INDRAMAYUUPDATE – Memasuki masa libur panjang sekolah dan pergantian tahun ajaran baru, Taman Cimanuk di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dipadati warga yang memanfaatkan waktu untuk berekreasi bersama keluarga, Minggu (28/6/2026).

Taman yang berada di bantaran Sungai Cimanuk itu menjadi salah satu destinasi favorit karena lokasinya berada di pusat Kota Indramayu dan tidak memungut biaya masuk. Pengunjung bahkan dapat berjalan kaki dari Alun-alun Indramayu menuju kawasan taman.

Pantauan di lokasi, pengunjung terus berdatangan sejak pagi hingga sore hari. Sebagian besar datang bersama keluarga untuk menghabiskan waktu libur sekolah.

Selain bersantai di bawah rindangnya pepohonan, pengunjung juga memanfaatkan taman untuk berfoto dengan latar Sungai Cimanuk dan area hijau yang tertata. Di dalam kawasan taman juga tersedia arena bermain anak yang ramai digunakan.

Salah seorang pengunjung, Andrian (42), warga Kecamatan Arahan, mengatakan dirinya sengaja mengajak istri dan anaknya berlibur ke Taman Cimanuk karena lokasinya dekat dan tidak membutuhkan biaya besar.

“Liburannya yang murah-murah saja, gratis, dekat dari rumah juga. Ke sini sudah sering, ngadem sambil ngajak anak main,” kata Andrian.

Menurutnya, suasana taman yang teduh membuat pengunjung betah berlama-lama. Keberadaan pedagang kaki lima di sekitar lokasi juga memudahkan pengunjung mencari makanan tanpa perlu membawa bekal.

“Enak tempatnya adem, yang jualan juga banyak, tinggal pilih mau apa,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Yuni (28), warga Kecamatan Sindang. Ia datang bersama suami dan anaknya untuk menikmati suasana liburan.

Menurut Yuni, pemandangan hijau dengan latar Sungai Cimanuk menjadi daya tarik tersendiri untuk mengabadikan momen bersama keluarga.

“Bagus pemandangannya, buat upload status,” katanya.

Taman Cimanuk sendiri telah beberapa kali direnovasi oleh pemerintah. Kawasan yang sebelumnya hanya berupa bantaran sungai kini disulap menjadi ruang terbuka hijau sekaligus destinasi wisata kota yang lebih tertata dan nyaman.

Perubahan tersebut dirasakan Marini, pedagang pempek yang telah berjualan di kawasan itu selama sekitar 20 tahun.

“Kalau saya jualan sudah 20 tahun mungkin ada. Dari awalnya enggak terawat sampai bagus kayak sekarang,” ujar Marini.

Ia mengatakan Taman Cimanuk hampir selalu ramai, terutama pada pagi dan sore hari. Ramainya pengunjung menjadi berkah bagi para pedagang yang menggantungkan penghasilan di kawasan tersebut.

“Alhamdulillah rezeki mah ada saja, apalagi kalau taman lagi ramai,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page