PMI Asal Indramayu Meninggal di Taiwan, Jenazah Kini Telah Tiba di Kampung Halaman

INDRAMAYUUPDATE – Kabar duka datang dari keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Seorang PMI berinisial BI dilaporkan meninggal dunia saat bekerja di Taiwan.

Jenazah BI telah dipulangkan ke Indonesia dan tiba di rumah duka di Desa Jayamulya, Kecamatan Kroya, Indramayu, pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

BI Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu, Asep Kurniawan, membenarkan kabar tersebut.

“Iya benar, PMI asal Indramayu di Taiwan yang meninggal dunia, laki-laki inisial BI,” kata Asep saat dikonfirmasi, Minggu (16/8/2026).

Proses pemulangan jenazah dari Taiwan hingga ke kampung halaman mendapat fasilitasi dan pendampingan dari Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Barat bersama pihak terkait.

Setibanya di Indramayu, Disnaker turut melakukan pendampingan terhadap keluarga di rumah duka.

Jenazah BI kemudian dimakamkan oleh pihak keluarga di tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat.

Terkait penyebab kematian, Asep mengatakan pihaknya menerima informasi bahwa BI diduga meninggal karena nekat mengakhiri hidup.

“Info yang terlaporkan ke saya, penyebab bunuh diri salah satunya karena masalah utang,” ujar Asep.

Namun, informasi tersebut merupakan laporan yang diterima Disnaker dan bukan hasil penyelidikan langsung dari pihaknya.

Asep menegaskan, fasilitasi pemulangan jenazah menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada PMI dan keluarganya.

Menurutnya, perlindungan terhadap pekerja migran tidak berhenti selama mereka berada di negara penempatan. Pemerintah juga hadir dalam proses kepulangan ketika PMI mengalami musibah, termasuk dalam pemenuhan hak-hak keluarga.

Asep menyampaikan belasungkawa kepada keluarga BI yang ditinggalkan.

“Dan semoga almarhum juga ditempatkan di tempat yang terbaik, diterima amal ibadahnya, dan diampuni dosa-dosanya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page