INDRAMAYUUPDATE – Keberadaan Aman Yani yang dilaporkan hilang sejak 2016 hingga kini masih menjadi misteri. Belakangan, sebuah gudang kosong yang berada tepat di depan rumah mantan istrinya di Desa Penganjang, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, ikut menjadi sorotan.
Kecurigaan terkait gudang tersebut mencuat setelah mantan menantu Aman Yani, Dwi Maulana Sakti alias Arjun, mengungkapkannya saat bertemu Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Kuasa hukum keluarga Aman Yani, Ruslandi, meminta pihak berwenang menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Menurutnya, langkah itu bukan untuk menuduh pihak tertentu, melainkan mencari kejelasan terkait keberadaan Aman Yani.
“Apalagi informasi itu juga sudah dipublikasikan oleh seorang tokoh, maka itu menjadi bagian dari informasi yang patut ditindaklanjuti, apakah betul atau tidak,” kata Ruslandi di Pengadilan Negeri Indramayu, Jumat (12/6/2026).
Ruslandi mengaku telah mendapat kuasa dari ayah Aman Yani untuk mencari keberadaan pria yang telah hilang selama hampir satu dekade itu. Karena itu, setiap informasi yang muncul dinilai perlu ditelusuri.
Ia menyebut pihaknya sudah berupaya meminta izin untuk memeriksa gudang tersebut secara persuasif melalui perangkat desa. Namun, hingga kini upaya itu belum membuahkan hasil.
“Kemarin kita juga sudah melakukan dialog secara persuasif, secara lisan kita sampaikan dan kita temui melalui perangkat desa, tapi masih belum kooperatif dari mantan istrinya,” ujarnya.
Meski demikian, Ruslandi mengatakan pihaknya akan terus berupaya membangun komunikasi agar pemeriksaan lokasi bisa dilakukan.
Menurut dia, pencarian Aman Yani menjadi penting karena namanya belakangan dikaitkan dengan kasus pembunuhan satu keluarga di Paoman, Indramayu. Ruslandi sendiri juga merupakan kuasa hukum terdakwa Priyo Bagus Setiawan dalam perkara tersebut.
Dukungan serupa disampaikan kuasa hukum terdakwa lainnya, Toni RM. Ia meminta kepolisian segera menindaklanjuti informasi yang berkembang di masyarakat, termasuk dengan memeriksa Arjun sebagai sumber awal informasi.
“Kami dari kuasa hukum Ririn tentu sangat mendukung juga, kami dalam hal ini apa pun upaya untuk mengungkap kebenaran sangat mendukung,” kata Toni.
Menurut Toni, apabila Aman Yani ditemukan, baik dalam kondisi hidup maupun meninggal dunia, maka sejumlah teka-teki dalam kasus pembunuhan satu keluarga di Paoman berpotensi terungkap.
“Karena ini berada di pusaran kasus. Jadi ketika Aman Yani ketemu, ini akan jadi terang benderang,” ujarnya.
Sebelumnya, dalam tayangan YouTube Dedi Mulyadi, Arjun mengungkapkan gudang yang disebut milik Aman Yani itu dahulu sempat dikelola oleh Ririn Rifanto dan ayahnya. Namun kini bangunan tersebut disebut dibiarkan kosong.
Arjun mengaku selama masih menjadi bagian dari keluarga tersebut, dirinya tidak pernah diizinkan masuk ke dalam gudang.
“Dan sekarang terisolasi, saya juga tidak bisa masuk. Pada saat saya masih berada di dalam keluarga itu, saya juga tidak bisa masuk,” kata Arjun.
Menurut Arjun, larangan itu datang dari pihak keluarga.
“Yang melarang keluarga,” tuturnya.






