Melihat Gagak Winangsih, Lambang Awal Pemerintahan Indramayu saat Masih Bernama Pedukuhan Cimanuk

INDRAMAYUUPDATE – Jauh sebelum dikenal sebagai kabupaten di pesisir utara Jawa Barat, Indramayu ternyata telah memiliki lambang daerah sendiri. Lambang itu berupa burung gagak bernama Gagak Winangsih yang menjadi simbol awal pemerintahan Pedukuhan Cimanuk atau Kademangan Dharma Ayu Nagari.

Jejak lambang bersejarah tersebut masih bisa ditemukan hingga sekarang. Salah satunya berdiri dalam bentuk tugu di bunderan putar arah Jalur Pantura, Desa Sumuradem Timur, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu.

Ketua Yayasan Indramayu Historia, Nang Sadewo, mengatakan Gagak Winangsih mulai digunakan sekitar tahun 1750-an pada masa kepemimpinan Raden Sawedi atau Wiralodra III.

“Tepatnya lambang tersebut mulai diperkenalkan pada masa kepemimpinan Raden Sawedi dengan gelar Wiralodra III,” kata Nang Sadewo kepada detikcom, Minggu (17/5/2026).

Secara visual, lambang Gagak Winangsih digambarkan sebagai burung gagak bersayap emas. Di bagian belakang terdapat Cakra Udaksana, pusaka milik pendiri Indramayu, Raden Bagus Arya Wiralodra.

Selain itu, di sisi kiri dan kanan lambang juga terdapat dua tombak menyerong yang melengkapi simbol tersebut.

Menurut Nang Sadewo, filosofi Gagak Winangsih berkaitan erat dengan karakter masyarakat pesisir Indramayu yang gigih membangun peradaban di muara Sungai Cimanuk.

“Sifat burung gagak yang gigih dan pantang menyerah dalam mencari makan menjadi simbol semangat masyarakat Dermayu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, lambang itu juga mengandung makna keberanian, kewibawaan, kebanggaan, hingga semangat pengabdian masyarakat dalam bekerja dan berkarya.

“Ini simbol dedikasi dan tanggung jawab Wong Dermayu dalam bekerja dan berkarya,” kata dia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tugu Gagak Winangsih di Jalur Pantura Indramayu dibangun sekitar tahun 2015 hingga 2016. Monumen tersebut memiliki tinggi sekitar 4 meter dengan lebar mencapai 5 meter.

Selain di tugu tersebut, masyarakat juga dapat melihat dokumentasi lambang Gagak Winangsih di Museum Bandar Cimanuk yang berada di Jalan Veteran, Indramayu.

Di museum itu, tersimpan arsip foto lambang Gagak Winangsih yang dipajang sebagai sarana edukasi sejarah bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kami juga menyimpan foto lambang Gagak Winangsih ini di Museum Bandar Cimanuk sebagai bahan edukasi kepada masyarakat,” ujar Nang Sadewo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *