Jembatan Monjot Majalengka Ditutup Sementara untuk Rehabilitasi, Akses Menuju Tol Cipali-Bandara Kertajati Dialihkan

Screenshot

INDRAMAYUUPDATE – Jembatan Monjot yang terletak di Desa Pakubeureum, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, resmi ditutup sementara terhitung sejak Sabtu (16/5/2026).

Penutupan ini dilakukan menyusul adanya kerusakan pada badan dan struktur jembatan yang dinilai membahayakan keselamatan para pengendara.

“Memang sudah harus diperbaiki, khawatir ambruk juga,” kata Agus, salah seorang warga Desa setempat, Minggu (17/5/2026).

Jembatan Monjot sendiri bukakan akses sembarangan. Jembatan ini menjadi akses penghubung jalur dari wilayah Majalengka menuju Gerbang Tol Cipali, Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, hingga Kabupaten Indramayu.

Diketahui rusaknya Jembatan Monjot ini bukanlah kali pertama. Jembatan tersebut beberapa waktu lalu juga sempat mengalami kerusakan akibat usia konstruksi, cuaca ekstrem, hingga tingginya volume kendaraan bertonase berat yang juga melintas di jembatan tersebut.

Kasat Lantas Polres Majalengka, AKP Pandu Renata Surya mengatakan, demi menjamin keselamatan pengendara, Jembatan Monjot akan dilakukan rehabilitasi.

Selama proses perbaikan, Jembatan Monjot akan dilakukan penutupan sementara dan arus lalu lintas akan dialihkan melintasi jalur alternatif yang telah disiapkan.

Pihak kepolisian juga telah melakukan sosialisasi terkait pengalihan arus lalu lintas tersebut.

“Pengalihan arus ini dilakukan agar perjalanan masyarakat tetap lancar selama proses perbaikan jembatan berlangsung,” kata Pandu.

Pandu menuturkan, kendaraan besar seperti bus dan truk dari arah maupun menuju GT Kertajati akan dialihkan melalui akses GT Sumberjaya.

Sementara kendaraan minibus dan sepeda motor yang hendak menuju Kadipaten dari Kertajati akan diarahkan melalui jalur Desa Pakubeureum, Desa Pagandon, Dukuhwaru, dan keluar di Desa Kadipaten.

Sedangkan arah sebaliknya akan dialihkan melalui rute Desa Dukuhwaru, Pagandon, dan keluar di Desa Pakubeureum.

Pihak kepolisian dalam hal ini mengimbau pengendara untuk memperhatikan rambu-rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan agar perjalanan tetap aman.

“Perlu kami sampaikan bahwa perbaikan Jembatan Monjot dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, terutama di jalur penghubung wilayah Kertajati dan sekitarnya. Untuk itu kami mengimbau pengendara untuk mengikuti arahan dari petugas di lapangan demi kelancaran perbaikan jembatan dan arus lalu lintas,” pungkas Pandu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *