Warga Jatibarang Curhat ke Kapolres Indramayu Soal Knalpot Brong, Curanmor, Hingga Maraknya ODGJ

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo PM menerima keluhan warga Jatibarang soal knalpot brong, curanmor saat Subuh, dan gangguan kamtibmas.

INDRAMAYUUPDATE – Keluhan soal knalpot brong yang mengganggu kenyamanan warga hingga maraknya pencurian sepeda motor (curanmor) menjadi sorotan dalam pertemuan Kapolres Indramayu AKBP Prianggo PM bersama tokoh masyarakat dan tokoh lintas agama di Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (10/10/2026).

Dalam pertemuan yang berlangsung di salah satu hotel di wilayah setempat itu, warga mendapat kesempatan menyampaikan langsung berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada Kapolres.

Sejumlah keluhan pun mencuat, mulai dari penggunaan knalpot bising, pencurian sepeda motor saat waktu salat Subuh, hingga keberadaan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang berkeliaran di lingkungan warga.

Alex, salah seorang warga Jatibarang, mengaku terganggu dengan masih banyaknya pengendara yang menggunakan knalpot brong saat melintas di wilayahnya.

Ia meminta kepolisian bertindak tegas karena suara bising dari knalpot tersebut dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat.

“Mohon kepada Pak Kapolres terkait penggunaan knalpot brong. Ini sangat mengganggu kenyamanan publik,” ujar Alex dalam pertemuan tersebut.

Curanmor Saat Subuh Jadi Keluhan Warga

Keluhan lain disampaikan Cecep Saefudin. Ia menyoroti kasus pencurian sepeda motor yang disebut kerap terjadi saat warga sedang melaksanakan salat Subuh di masjid.

Menurutnya, persoalan keamanan tersebut perlu mendapat perhatian serius agar masyarakat dapat beraktivitas dan beribadah dengan lebih tenang.

Cecep juga meminta kepolisian memperhatikan persoalan ODGJ yang berkeliaran di wilayah Kecamatan Jatibarang.

“Perihal keamanan ini juga mohon untuk bisa menjadi perhatian kepolisian,” kata Cecep.

Sementara itu, Pendeta Yoke Manopo menyampaikan harapannya agar kepolisian turut membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan, termasuk warga yang mengalami kecelakaan lalu lintas.

Ia mencontohkan jemaatnya yang pernah mengalami kecelakaan dan kebingungan saat mengurus klaim Jasa Raharja.

“Sempat ada jemaat yang mengalami kecelakaan lalu lintas, itu kami bingung bagaimana klaim Jasa Raharja, mohon dari kepolisian juga bisa membantu,” ujarnya.

Kapolres Indramayu Minta Keluhan Segera Ditindaklanjuti

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo PM mengatakan, pertemuan tersebut digelar untuk mengevaluasi persoalan yang berkembang di tengah masyarakat sekaligus membuka ruang komunikasi langsung antara kepolisian dan warga.

Ia mengakui pelayanan kepolisian masih perlu terus ditingkatkan agar dapat memenuhi harapan masyarakat.

“Kami menyadari pelayanan kepolisian masih sangat jauh dari kata memuaskan bagi masyarakat. Lewat forum ini, kami ingin membuka ruang koordinasi yang rutin agar setiap perkembangan dan keluhan di lapangan dapat dideteksi secara cepat untuk segera ditindaklanjuti bersama,” ujar Prianggo.

Terkait keluhan knalpot brong, Kapolsek Jatibarang AKP Suprapto menjelaskan bahwa penindakan terhadap penggunaan knalpot bising terus dilakukan secara intensif.

Ia menyebut mayoritas pengendara yang terjaring razia knalpot brong masih berstatus anak di bawah umur.

Selain penindakan knalpot bising, polisi juga rutin membubarkan kelompok pemuda yang dinilai mengganggu ketertiban umum serta memproses hukum pihak-pihak yang terbukti membawa senjata tajam.

Suprapto mengatakan, masukan warga dalam pertemuan tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan upaya penindakan. Ia juga meminta keluarga ikut mengawasi anak-anak agar tidak menggunakan knalpot brong.

Patroli Diperketat, Polisi Tawarkan Pengawalan Gratis

Menanggapi berbagai keluhan terkait keamanan, Prianggo menginstruksikan jajaran Polsek Jatibarang untuk memperketat pengamanan di lingkungan masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan melalui pemetaan wilayah rawan gangguan kamtibmas dan peningkatan patroli kepolisian.

Kapolres juga meminta jajarannya membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan kepolisian, termasuk pengawalan ketika mengambil uang tunai dalam jumlah besar di bank.

“Kami juga ingin menawarkan pelayanan keamanan lainnya seperti layanan pengawalan kepolisian secara gratis bagi masyarakat atau anggota yayasan yang hendak mengambil uang tunai dalam jumlah besar di bank,” ujar Prianggo.

Di akhir pertemuan, ia mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan potensi gangguan keamanan maupun tindak kriminal di lingkungan masing-masing.

Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui layanan WhatsApp Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu di nomor 081999700110 atau menghubungi Call Center Polri 110.

Kapolres memastikan laporan yang masuk akan direspons oleh anggota kepolisian di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *