Stok Pupuk Subsidi Indramayu Tembus 1.516 Ton, Pupuk Kujang Pastikan Kebutuhan Petani Aman

INDRAMAYUUPDATE – PT Pupuk Kujang memastikan stok pupuk bersubsidi di Kabupaten Indramayu dalam kondisi aman untuk mendukung kebutuhan petani pada musim tanam tahun ini.

Berdasarkan pendataan per 6 Mei 2026, stok pupuk Urea di Kabupaten Indramayu tercatat mencapai 1.516,40 ton. Jumlah tersebut menjadi bagian dari total stok pupuk bersubsidi yang disiagakan di wilayah Pantura Jawa Barat.

Direktur Operasi dan Produksi Pupuk Kujang, Arlyza Eka Wijayanti mengatakan, kepastian pasokan energi dan optimalisasi produksi menjadi faktor penting dalam menjaga ketersediaan pupuk bagi petani.

“Keandalan pasokan energi dan gas bumi adalah kunci utama dalam menjaga mandat ketahanan pangan. Dengan stabilitas energi yang terjaga, kami dapat mengoptimalkan kapasitas produksi pabrik guna memastikan kebutuhan petani di lapangan senantiasa terpenuhi,” kata Arlyza dalam keterangannya, Minggu (10/5/2026).

Selain Indramayu, stok pupuk bersubsidi di wilayah Pantura juga disalurkan ke sejumlah daerah lain. Di Subang, stok Urea mencapai 1.479,9 ton dan NPK 206,45 ton. Sementara di Karawang, stok Urea tercatat 794 ton dan NPK 261,5 ton.

Secara keseluruhan, stok pupuk bersubsidi yang disiagakan di wilayah Pantura mencapai 4.258 ton, terdiri dari 3.790 ton Urea dan 467,9 ton NPK.

Kondisi serupa juga terlihat di wilayah Priangan Timur. Stok terpantau aman dengan total ketersediaan Urea mencapai 6.204 ton yang tersebar di Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, hingga Pangandaran.

“Di wilayah Garut sebanyak 2.505 ton, Tasikmalaya 1.432,7 ton, Ciamis 438 ton, Banjar 1.487,5 ton, serta Pangandaran 340 ton,” jelasnya.

Sehingga total stok pupuk bersubsidi di wilayah Jawa Barat mencapai 26.998 Ton, terdiri dari NPK sebanyak 3.015,8 Ton dan Urea sebanyak 23.982 Ton.

Pupuk Kujang menyebut, langkah penguatan produksi dan distribusi pupuk dilakukan seiring upaya perusahaan mempercepat pengembangan Blue Ammonia dan penjajakan Green Ammonia sebagai bagian dari strategi ketahanan energi dan industri hijau nasional.

Menurut Arlyza, seluruh upaya tersebut juga menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjaga stabilitas pangan nasional melalui pasokan pupuk yang berkelanjutan dan tepat sasaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *