Berita  

Potret Sulitnya Cari Kerja, Eks Kameramen Tv Nasional Rela Lamar Kerjaan Jadi OB, Security, atau Apa Saja

INDRAMAYUUPDATE – Kisah perjuangan mencari pekerjaan kembali menjadi sorotan di media sosial. Ardy Khairan Pohan (34), mantan kameramen televisi nasional, mengaku sudah sekitar satu tahun menganggur dan kini membuka diri terhadap berbagai jenis pekerjaan.

Cerita tersebut disampaikan Ardy melalui unggahannya di LinkedIn yang dikutip pada Minggu (9/8/2026). Tak hanya mencari pekerjaan di bidang multimedia, televisi, atau broadcasting, dia juga mengaku siap menerima pekerjaan di luar keahliannya.

Ardy mengatakan dirinya saat ini tengah mencari pekerjaan yang sesuai dengan pengalaman dan keterampilannya.

“Saya sedang mencari pekerjaan di bidang Multimedia, Televisi, atau media creative lainnya,” tulis Ardy dalam unggahannya.

Ardy bukan orang baru di industri penyiaran. Dia mengaku telah menekuni profesi sebagai kameramen sejak 2013.

Dalam perjalanan kariernya, Ardy pernah bekerja di sejumlah perusahaan dan rumah produksi, di antaranya Kompas TV, RTV, PH Shandika Widya Cinema, PH Bintang Mas Multimedia, hingga Trans TV.

Di Trans TV, Ardy tercatat bekerja sebagai kameramen sejak Agustus 2023 hingga 31 Juli 2025.

Selama bertahun-tahun bekerja di dunia produksi televisi, Ardy terbiasa mengoperasikan berbagai kamera profesional dan peralatan pendukung produksi. Dia juga memiliki kemampuan menggunakan drone, porta jib, steady cam, slider, hingga dolly track.

Namun, pengalaman panjang tersebut tak serta-merta membuat Ardy mudah mendapatkan pekerjaan baru.

Dalam unggahan lainnya, Ardy mengungkapkan dirinya telah sekitar satu tahun tidak memiliki pekerjaan. Kondisi tersebut membuatnya memilih untuk tidak terlalu membatasi jenis pekerjaan yang akan diambil.

“Pengalaman, skill saya sebagai cameraman, videographer, photographer dari 2014 sepertinya sudah tidak berguna karena usia saya 34 tahun (single) sudah 1 tahun ini menganggur,” tulisnya.

Ardy juga meminta bantuan para perekrut maupun pengguna LinkedIn yang mengetahui informasi lowongan pekerjaan. Dia berharap diberi kesempatan mengikuti proses wawancara untuk posisi yang sesuai dengan pengalaman di bidang kamera, video, maupun broadcasting.

Namun, Ardy menegaskan dirinya tidak menutup peluang untuk bekerja di bidang lain. Dia bahkan menyatakan siap menerima pekerjaan sebagai office boy (OB), sopir, petugas keamanan (security), maupun pekerjaan lainnya.

Bagi Ardy, mendapatkan pekerjaan saat ini bukan hanya soal mempertahankan profesi yang telah digelutinya selama bertahun-tahun. Dia ingin tetap berusaha memenuhi kebutuhan hidup di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat.

“Pantang mundur untuk para pejuang pencari pekerjaan,” tulis Ardy.

Kisah Ardy menjadi gambaran bahwa pengalaman dan keterampilan panjang di industri kreatif tidak selalu menjamin seseorang mudah mendapatkan pekerjaan.

Di usia 34 tahun, Ardy memilih untuk terus berusaha dan membuka peluang seluas-luasnya. Bahkan, dia siap memulai dari pekerjaan di luar profesinya sebagai kameramen demi kembali bekerja.

You cannot copy content of this page

Exit mobile version