Polisi Blusukan ke Sawah, Ingatkan Petani Waspada Pencurian Motor saat Ditinggal Beraktivitas di Sawah

Polsek Sindang blusukan ke sawah Desa Kenanga, Indramayu, mengingatkan petani waspada curanmor dan menggunakan kunci ganda saat memarkir motor.

INDRAMAYUUPDATE – Polisi di Kabupaten Indramayu punya cara tersendiri untuk menjaga keamanan masyarakat. Tak hanya berpatroli di jalan raya dan permukiman, polisi juga mendatangi area persawahan untuk mengingatkan petani agar waspada terhadap pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Kegiatan itu dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Kenanga, Polsek Sindang, Aiptu Ade Kiki, saat menyambangi para petani yang tengah bekerja di persawahan Desa Kenanga, Kecamatan Sindang, Indramayu, Senin (12/10/2026) siang.

Di tengah aktivitas pertanian, Ade Kiki menyempatkan diri berbincang dengan para petani. Selain memantau situasi keamanan, kunjungan tersebut menjadi sarana bagi polisi untuk mendengar langsung keluhan dan persoalan yang dihadapi masyarakat.

Salah satu hal yang menjadi perhatian ialah keamanan sepeda motor milik petani. Kendaraan yang diparkir di pinggir jalan persawahan dan ditinggalkan saat pemiliknya bekerja dinilai rawan menjadi sasaran pencurian, terutama jika berada jauh dari pengawasan.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kapolsek Sindang AKP Karnala mengatakan, kegiatan sambang tersebut dilakukan untuk mendekatkan polisi dengan masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Kami ingin memastikan para petani di wilayah hukum Polsek Sindang bisa menjalankan aktivitas bertani dengan tenang tanpa dibayangi rasa waswas,” ujar Karnala.

Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi sekaligus mendeteksi potensi kerawanan sejak dini.

“Sengaja anggota kami dorong untuk blusukan ke sawah-sawah seperti ini agar hubungan antara polisi dan masyarakat semakin erat, sekaligus mendeteksi dini setiap kerawanan keamanan yang ada,” katanya.

Karnala mengimbau para petani agar tidak sembarangan memarkirkan sepeda motor ketika bekerja di sawah. Penggunaan kunci pengaman tambahan juga perlu dilakukan untuk mengurangi risiko pencurian.

“Kami mengimbau para petani untuk selalu waspada saat memarkirkan sepeda motor di bahu jalan persawahan, terutama yang jauh dari jangkauan pandangan. Pastikan selalu menggunakan kunci ganda,” pesannya.

Selain mengingatkan soal keamanan kendaraan, polisi meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, terutama kabar provokatif dan berita bohong yang beredar di media sosial.

Warga juga diimbau menjaga kerukunan antarwarga dan segera melapor kepada Bhabinkamtibmas jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan antartetangga dan segera melapor kepada Bhabinkamtibmas jika menemukan hal-hal mencurigakan di lapangan,” ujar Karnala.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Warga yang mengetahui atau menemukan potensi gangguan kamtibmas dapat melapor melalui Call Center Polri 110 atau layanan Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110.

Melalui pendekatan langsung ke area persawahan, Polsek Sindang berharap pesan keamanan dapat menjangkau para petani yang sehari-hari bekerja jauh dari kawasan permukiman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *