Pilunya Putri, Pulang ke Rumah Tengah Malam Malah Lihat Rumahnya Dilalap Api di Gantar Indramayu, 4 Armada Dikerahkan untuk Padamkan Api

Rumah Putri Sukmawati di Gantar, Indramayu, terbakar hebat. Empat armada dikerahkan dan api berhasil dipadamkan setelah tengah malam.

INDRAMAYUUPDATE – Tangis dan kepanikan mewarnai kebakaran rumah warga di Blok Gabel, Desa/Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Rumah milik Putri Sukmawati (20) terbakar hebat saat dirinya baru pulang dari Haurgeulis.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat kebakaran terjadi, Putri sedang tidak berada di rumah.

Putri baru mengetahui rumahnya terbakar ketika tiba di lokasi. Saat itu, api sudah membesar dan terlihat membakar bagian belakang rumah.

“Habis semua. Saat itu saya baru pulang dari Haurgeulis. Saat sampai rumah api sudah membesar dari bagian dapur belakang,” kata Putri, Minggu (27/9/2026).

Kapolsek Gantar Iptu Sutarko membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, Putri sempat syok dan berteriak meminta pertolongan setelah melihat rumahnya dalam kondisi terbakar.

“Korban saat itu langsung berteriak histeris minta tolong dan didengar oleh warga setempat. Kejadian ini langsung dilaporkan warga ke Polsek Gantar,” ujar Sutarko.

Petugas kepolisian kemudian berkoordinasi dengan pemadam kebakaran untuk melakukan penanganan. Sutarko juga turun langsung memimpin proses pemadaman di lokasi.

Satu unit armada Damkar dari Pos Patrol tiba sekitar pukul 23.30 WIB. Namun, kobaran api cukup besar sehingga dua armada tambahan dari Mako Damkar Indramayu kemudian dikerahkan.

Dua armada tambahan tersebut tiba sekitar satu jam kemudian. Karena api masih sulit dikendalikan, bantuan satu unit armada dari anggota TNI Yon TP Cikamurang turut diterjunkan sekitar pukul 01.30 WIB.

“Total ada empat armada yang dikerahkan untuk memadamkan api,” kata Sutarko.

Petugas akhirnya berhasil menjinakkan kobaran api pada Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 02.15 WIB.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, hampir seluruh isi rumah dilaporkan hangus terbakar.

“Untuk kerugian materiil masih didata oleh pemilik rumah. Adapun untuk dugaan sementara kebakaran akibat korsleting listrik,” ujar Sutarko.

Nilai kerugian sementara diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Kepastian jumlah kerugian masih dalam proses pendataan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page