INDRAMAYUUPDATE – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Balongan buka suara terkait membesarnya nyala api flare di area kilang yang sempat menggegerkan warga Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Selasa malam (13/10/2026).
Peristiwa tersebut menjadi perhatian masyarakat setelah kobaran api yang terlihat dari area kilang tampak membesar hingga membuat langit malam di sekitarnya berwarna kemerahan.
Menanggapi kondisi tersebut, Pertamina memastikan tim terkait telah melakukan pengecekan dan pemantauan secara menyeluruh untuk memastikan operasional kilang tetap aman dan terkendali.
Pjs. Area Manager Communication, Relation & CSR Refinery Unit Balongan, Andromedo Cahyo Purnomo, mengatakan tim operasi bersama Health, Safety, Security and Environment (HSSE) terus memantau kondisi di area kilang.
Pemantauan dilakukan untuk memastikan kondisi tetap terkendali serta tidak menimbulkan dampak terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Kami memahami bahwa munculnya nyala api flare yang terlihat lebih besar pada malam hari dapat menimbulkan kekhawatiran masyarakat,” ujar Andromedo dalam keterangan tertulisnya.
Pertamina Pastikan Pasokan BBM Tetap Aman
Andromedo menjelaskan, flare atau gas suar bakar merupakan instalasi yang umum digunakan dalam industri minyak dan gas bumi.
Instalasi tersebut berfungsi membakar kelebihan gas hidrokarbon yang dihasilkan dalam proses operasional sehingga dapat ditangani dengan aman.
Menurutnya, nyala api yang terlihat dari area Kilang Balongan berkaitan dengan aktivitas operasional yang dilaksanakan sesuai prosedur keselamatan dan pengendalian operasi yang berlaku.
Pertamina juga memastikan kondisi tersebut tidak mengganggu rantai pasokan bahan bakar minyak (BBM).
“Kilang Balongan memastikan bahwa aspek keselamatan pekerja, masyarakat, dan lingkungan merupakan prioritas utama dalam setiap kegiatan operasional. Kami juga menjamin hal ini tidak akan berdampak pada rantai pasokan BBM,” katanya.
Masyarakat Diminta Tidak Panik
Lebih lanjut, Pertamina menyatakan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau perkembangan situasi di area kilang.
Perusahaan juga berkomitmen menyampaikan informasi lanjutan kepada masyarakat apabila terdapat perkembangan yang perlu diketahui publik.
Andromedo mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi mengenai kejadian tersebut.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi,” pungkasnya.
Meski demikian, penjelasan mengenai fungsi flare dan jaminan pasokan BBM tersebut merupakan keterangan dari pihak Pertamina. Masyarakat yang melihat kondisi mencurigakan atau mengalami dampak langsung di sekitar area kilang dapat mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang.





