ODGJ yang Kerap Bawa Sajam di Haurgeulis Dievakuasi Petugas Gabungan untuk Dibawa Berobat ke RSUD Indramayu

Polisi bersama tenaga kesehatan dan perangkat desa mengevakuasi BA (44) secara persuasif setelah warga melaporkan dirinya kerap membawa senjata tajam.

INDRAMAYUUPDATE – Seorang pria berinisial BA (44), yang mengalami gangguan kejiwaan, dievakuasi tim gabungan dari rumahnya di Desa Kertanegara, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (26/9/2026).

Evakuasi dilakukan setelah warga melaporkan perilaku BA yang dinilai membuat masyarakat sekitar cemas. Pria berambut gondrong itu disebut kerap keluar rumah sambil membawa senjata tajam, seperti golok hingga celurit.

Tidak ada laporan warga mengalami luka akibat tindakan BA. Namun, kebiasaannya membawa senjata tajam saat berjalan-jalan di sekitar permukiman membuat sebagian warga memilih menjaga jarak.

Salah seorang warga, Hidayat, mengaku dirinya bersama keluarga merasa khawatir ketika melihat BA keluar rumah sambil membawa senjata tajam.

“Iya memang itu dia suka bawa sajam. Warga ya otomatis takut, khawatirnya kan tiba-tiba nyerang atau gimana,” kata Hidayat.

Karena kondisi tersebut, warga kemudian melaporkannya kepada pihak kepolisian. Kapolsek Haurgeulis AKP Saefullah bersama personel langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

Proses evakuasi dimulai sekitar pukul 13.00 WIB. Polisi tidak langsung melakukan tindakan paksa. Petugas terlebih dahulu memantau situasi dan menunggu kondisi yang dinilai aman.

Saat BA diketahui sedang tidak membawa senjata tajam, petugas kemudian mencoba mendekatinya secara persuasif.

Saefullah bersama tim membujuk BA agar bersedia mendapatkan perawatan medis. Petugas juga memberikan motivasi agar BA menjalani pengobatan sehingga kondisinya dapat ditangani dan nantinya bisa kembali beraktivitas di tengah masyarakat.

“Kami merespons cepat laporan masyarakat Desa Kertanegara yang merasa cemas karena yang bersangkutan sering keluar rumah membawa senjata tajam,” ujar Saefullah.

Dalam proses tersebut, Polsek Haurgeulis melibatkan sejumlah pihak, mulai dari tenaga kesehatan Puskesmas Kertanegara, Satpol PP hingga pamong desa.

Pendekatan secara persuasif akhirnya membuahkan hasil. BA bersedia mengikuti petugas dan kemudian dibawa menggunakan mobil siaga desa menuju RSUD Indramayu.

“BA langsung kami rujuk ke RSUD Indramayu untuk mendapatkan penanganan medis dan perawatan kejiwaan intensif lebih lanjut,” kata Saefullah.

BA selanjutnya dibawa ke Poli Jiwa RSUD Indramayu untuk mendapatkan penanganan terkait kondisi kejiwaannya.

Proses evakuasi tersebut turut disaksikan warga sekitar. Hidayat mengatakan warga merasa lega setelah BA akhirnya bersedia dibawa untuk mendapatkan perawatan.

Menurutnya, warga selama ini tidak mengetahui secara pasti apakah BA pernah melukai orang lain atau merusak sesuatu menggunakan senjata tajam yang dibawanya.

Warga berharap BA mendapatkan penanganan yang tepat sehingga kondisinya membaik dan tidak lagi menimbulkan kekhawatiran di lingkungan tempat tinggalnya.

“Semoga aja setelah ditangani bisa sembuh,” ujar Hidayat.

Sementara itu, Saefullah mengimbau masyarakat tidak ragu menghubungi kepolisian melalui layanan 110 apabila menghadapi kondisi yang membutuhkan bantuan atau berpotensi mengganggu keamanan.

“Jangan ragu meminta bantuan kepolisian. Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page