Keluarga Tak Terima Aman Yani Dituding Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

INDRAMAYUUPDATE – Keluarga Aman Yani angkat bicara usai nama kerabat mereka disebut terdakwa Ririn Rifanto sebagai pelaku utama kasus pembunuhan satu keluarga di Kabupaten Indramayu. Pihak keluarga menegaskan tidak terima karena tuduhan tersebut dinilai tanpa bukti.

Diketahui, Aman Yani sendiri telah dinyatakan hilang secara misterius sejak tahun 2016. Hingga kini, keluarga mengaku tidak mengetahui keberadaannya.

Keponakan Aman Yani, Tri Indriana, justru mencurigai Ririn Rifanto mengetahui sesuatu terkait hilangnya sang paman.

“Saya justru yakinnya menghilangnya om saya ini pasti ada kaitannya dengan Ririn,” kata Tri kepada wartawan, Kamis (7/5/2026).

Menurut Tri, kecurigaan itu muncul karena Ririn disebut sangat berambisi mencairkan dana pensiun milik Aman Yani. Bahkan, Ririn disebut beberapa kali mendatangi keluarga besar Aman Yani.

Tri mengungkapkan, Ririn juga pernah meminta adik Aman Yani bernama Uyat untuk berpura-pura menjadi Aman Yani demi memuluskan pencairan dana pensiun.

“Pokoknya dia manipulatif banget, sampai nyuruh om saya pura-pura jadi Aman Yani biar bisa nyairin dana pensiun,” ujarnya.

Namun, seluruh permintaan tersebut disebut tidak pernah ditanggapi keluarga. Tri mengatakan, Ririn berdalih dirinya mendapat amanah langsung dari Aman Yani untuk mengurus pencairan dana tersebut.

Sementara itu, adik Aman Yani, Titi, mengaku keluarganya sangat terganggu karena nama Aman Yani terus disebut dalam persidangan kasus pembunuhan satu keluarga tersebut.

“Jelas nggak terima, Pak Aman Yani ini sudah menghilang sejak 2016, sekarang malah dibilang jadi tersangka. Kami saja nggak pernah ketemu,” kata Titi.

Titi mengatakan, keluarga bahkan sempat berupaya mencari Aman Yani dengan menyebarkan informasi melalui media sosial sejak tahun 2020. Namun hasilnya nihil.

Ia juga mengaku pernah diminta Ririn menandatangani formulir pengalihan ahli waris terkait pencairan dana pensiun Aman Yani.

“Waktu itu dia bilang mau ada pencairan dana pensiun. Saya disuruh ngisi formulir pengalihan ahli waris,” ungkapnya.

Menurut Titi, Aman Yani terakhir pamit kepada keluarga pada 2016 untuk pergi ke Bandung membuka usaha setelah tidak lagi bekerja di bank BJB. Sejak saat itu, keberadaannya tidak diketahui.

Munculnya nama Aman Yani dalam persidangan justru membuat keluarga semakin curiga.

“Kalau Ririn tahu di mana Aman Yani, kenapa nggak memberi tahu keluarga?” kata Titi.

Keluarga berharap keberadaan Aman Yani dapat segera terungkap agar perkara pembunuhan satu keluarga yang menjerat Ririn Rifanto dan Priyo Bagus Setiawan menjadi jelas.

Kuasa hukum keluarga Aman Yani, Ruslandi, menyebut pihaknya yakin polisi mampu mengungkap misteri hilangnya Aman Yani.

“Misteri hilangnya Pak Aman Yani ini mulai ada titik terang setelah kami membuat laporan dan penyelidikan dilakukan secara maraton oleh pihak kepolisian,” ujar Ruslandi.

Exit mobile version