Kang Dedi Mulyadi Temui Keluarga Korban Tragedi Kecelakaan Maut Pikap Pengantar Pengantin di Indramayu, Beri Santunan Rp 25 Juta

Screenshot

INDRAMAYUUPDATE – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendatangi rumah duka korban kecelakaan maut rombongan pengantar pengantin di Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, Selasa (14/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Dedi menyampaikan belasungkawa sekaligus menyerahkan santunan sebesar Rp 25 juta kepada masing-masing keluarga korban meninggal dunia.

Pantauan di lokasi, Dedi salah satunya menyambangi rumah almarhum Warkidi yang menjadi salah satu korban dalam kecelakaan maut di Jalur Pantura Indramayu.

Saat berbincang dengan keluarga, Dedi menanyakan kronologi rombongan hingga mengalami kecelakaan.

“Mau ke nikahan siapa?” tanya Dedi.

“Ke nikahan tetangga, namanya Sarini yang kawinan,” jawab Warsem, perwakilan keluarga korban.

Warsem menjelaskan, rombongan warga berangkat untuk mengantar mempelai perempuan ke rumah mempelai laki-laki di Desa Parean Girang, Kecamatan Kandanghaur. Sekitar 23 orang berangkat menggunakan mobil pikap, terdiri dari laki-laki, perempuan, hingga anak-anak.

Petaka terjadi saat rombongan dalam perjalanan pulang. Ketika mobil pikap hendak berputar arah di u-turn Jalur Pantura Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, kendaraan tersebut ditabrak dari belakang oleh truk wing box.

Benturan keras membuat pikap terdorong ke jalur berlawanan hingga kembali dihantam truk lain yang datang dari arah depan.

Akibat kecelakaan tersebut, 12 orang meninggal dunia. Tiga korban tewas di lokasi kejadian, sementara sembilan lainnya mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di rumah sakit. Enam korban lainnya selamat dan masih menjalani perawatan intensif.

“Sekarang sudah dimakamkan?” tanya Dedi kepada keluarga.

“Sudah,” jawab Warsem.

Dalam kesempatan itu, Dedi menyerahkan santunan Rp 25 juta kepada keluarga setiap korban meninggal dunia.

“Nitip ini buat istri almarhum,” ujar Dedi sambil menyerahkan bantuan kepada keluarga.

Usai menerima santunan, Warsem mengaku terharu dan menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan Gubernur Jawa Barat kepada keluarga korban.

“Kami dari keluarga sangat merasa terbantu, juga meringankan beban keluarga korban. Kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Pak Dedi Mulyadi,” kata Warsem sambil menahan tangis.

Menurut Warsem, santunan tersebut rencananya akan digunakan untuk keperluan tahlilan dan pengajian mendoakan para korban, serta membantu kebutuhan keluarga yang ditinggalkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page