INDRAMAYUUPDATE – Kebakaran yang melanda Rumah Sakit (RS) MM di Jalan Suprapto, Kelurahan Kepandean, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Minggu (27/9/2026) sore, diwarnai insiden kecelakaan petugas pemadam kebakaran.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu, Jajat Wibisono, mengalami cedera saat ikut turun langsung memimpin proses pemadaman di lantai tiga gedung rumah sakit tersebut.
Jajat terpaksa meninggalkan lokasi sebelum proses penanganan selesai. Ia dievakuasi menggunakan mobil dinas setelah mengalami nyeri pada bagian tangan.
Pantauan di lokasi, Jajat tampak harus dibantu sejumlah anggotanya saat berjalan menuju kendaraan dan lebih dahulu meninggalkan lokasi kebakaran.
Saat dikonfirmasi, Jajat mengatakan dirinya terpeleset ketika sedang melakukan penyemprotan api. Pada saat bersamaan, terdapat reruntuhan asbes yang nyaris menimpanya.
“Maaf tadi nggak bisa sampai akhir, tangan saya kerasa nyeri banget. Tadi saya jatuh kepeleset, mau ketiban reruntuhan asbes,” kata Jajat saat dihubungi.
Dalam penanganan kebakaran RS MM, Damkar Indramayu mengerahkan empat armada. Di lokasi, Jajat memimpin langsung proses pemadaman.
Kurang Istirahat
Insiden yang dialami Jajat diduga terjadi setelah dirinya terlibat dalam penanganan sejumlah kebakaran dalam waktu yang berturut-turut.
Malam tadi, Jajat diketahui ikut mendampingi anggotanya menangani kebakaran rumah warga di Kecamatan Gantar. Peristiwa itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 23.18 WIB dan penanganannya baru selesai sekitar pukul 01.58 WIB.
Jarak lokasi yang cukup jauh membuat rombongan Damkar kemudian baru tiba kembali di Mako Damkar Indramayu menjelang subuh.
Belum banyak waktu untuk beristirahat, laporan kebakaran kembali diterima Damkar Indramayu pada Minggu pagi. Sekitar pukul 09.38 WIB, kebakaran terjadi di sebuah rumah makan Padang di Kecamatan Lelea.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, Jajat tidak turun langsung ke lokasi. Namun, dia tetap siaga mengoordinasikan anggota yang berada di lapangan hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.20 WIB.
Beberapa jam kemudian, laporan kebakaran kembali diterima. Kali ini, titik api berada di RS MM Indramayu.
Tetap Turun ke Lapangan
Salah seorang anggota Damkar Indramayu, Ferry Apriana, membenarkan Jajat mengalami cedera saat proses pemadaman.
Menurut Ferry, Jajat memang kerap ikut turun langsung ke lapangan meskipun menjabat sebagai kepala bidang.
“Iya, tadi Pak Kabid kepleset pas lakukan penyemprotan. Beliau itu memang begitu, suka ikut dampingi anggotanya. Meskipun jabatannya Kabid, tapi selalu ikut ke lapangan dan seperti tidak kenal lelah,” ujar Ferry.
Kebakaran di RS MM sendiri terjadi di lantai tiga gedung rumah sakit. Sebanyak tiga ruangan dilaporkan terdampak kebakaran.
Petugas Damkar berjibaku memadamkan api dari area tersebut. Akses menuju titik kebakaran menjadi salah satu kendala karena lokasi berada di lantai tiga.
Meski demikian, api dapat dikendalikan dalam waktu sekitar 30 menit. Proses pemadaman kemudian dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api.
Danru 2 Mako Damkar Indramayu, Yayat Agung Suyatno, mengatakan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.00 WIB.
“Kendala mungkin tadi hanya soal akses ya, karena titiknya yang berada di lantai 3. Tapi sekarang alhamdulillah api sudah padam pukul 17.00 WIB, kami pastikan sudah tidak ada lagi api,” kata Yayat.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dari pihak rumah sakit dalam peristiwa tersebut.
Sementara itu, penyebab kebakaran serta kronologi lengkap kejadian masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.






