JAKARTA – Pernyataan Amien Rais yang menyinggung hubungan Presiden Prabowo Subianto dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menuai polemik. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) membantah tudingan tersebut dan menyebutnya sebagai hoaks.
Video pernyataan Amien Rais yang diunggah di kanal YouTube pribadinya sebelumnya sempat beredar luas. Namun, video berjudul “Jauhkan Istana dari Skandal Moral” itu kini sudah tidak dapat diakses.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyebut isi video tersebut mengandung fitnah dan serangan personal terhadap kepala negara.
“Komdigi telah mengidentifikasi sebaran video yang memuat narasi fitnah, pembunuhan karakter, dan serangan personal yang ditujukan kepada Presiden RI,” ujar Meutya dalam keterangannya, Sabtu (2/5/2026).
Ia menegaskan, narasi dalam video tersebut tidak memiliki dasar fakta dan berpotensi memecah belah masyarakat.
“Isi video tersebut adalah hoaks, fitnah, serta mengandung ujaran kebencian. Ini berpotensi menciptakan kegaduhan publik dan memecah belah bangsa,” tegasnya.
Komdigi juga mengingatkan bahwa pihak yang memproduksi maupun menyebarkan konten tersebut dapat dijerat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Relawan Prabowo Siap Tempuh Jalur Hukum
Relawan yang tergabung dalam Arus Bawah Prabowo (ABP) turut mengecam keras pernyataan Amien Rais. Mereka menilai tudingan tersebut sebagai serangan personal tanpa dasar.
Ketua DPP ABP, Supriyanto, menyebut pernyataan itu sebagai fitnah yang menyesatkan publik.
“Ini bukan kritik, melainkan tuduhan keji tanpa dasar yang dipaksakan seolah-olah benar,” ujarnya.
Ia menambahkan, narasi yang disampaikan Amien Rais telah melewati batas kewajaran dan berpotensi merusak stabilitas politik.
Partai Ummat: Pernyataan Pribadi, Sudah Offside
Sementara itu, Partai Ummat menegaskan bahwa pernyataan Amien Rais tidak mewakili sikap partai.
Ketua DPP Partai Ummat, Aznur Syamsu, menyebut pernyataan tersebut sebagai sikap pribadi.
“Itu pernyataan pribadi Pak Amien, tidak ada kaitannya dengan Partai Ummat,” kata Aznur.
Ia bahkan menilai pernyataan tersebut sudah melewati batas.
“Pak Amien Rais sudah offside,” tegasnya.
Ketum Partai Ummat: Silakan Tempuh Jalur Hukum
Ketua Umum Partai Ummat, Ridho Rahmadi, mempersilakan pihak yang merasa dirugikan untuk menempuh jalur hukum.
“Kalau ada yang merasa dirugikan, silakan menggunakan jalur hukum sebagaimana dijamin di negeri ini,” ujarnya.
Meski demikian, ia menilai pernyataan Amien Rais merupakan bentuk kritik yang disampaikan secara lugas.
