Berita  

Detik-detik Ustaz Meninggal saat Ceramah, Kalimat Terakhir Sebut Nama Nabi Muhammad SAW

Screenshot

INDRAMAYUUPDATE – Suasana duka menyelimuti Kampung Sumur, Duren Sawit, Jakarta Timur. Seorang tokoh agama, Ustaz Ahmad Firdaus bin H. Rohili (53), meninggal dunia saat tengah menyampaikan ceramah di hadapan para jemaah.

Peristiwa tersebut terjadi saat acara haul salah seorang warga pada Kamis (30/7) malam. Momen itu terekam video dan viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, Ustaz Ahmad Firdaus terlihat sedang menyampaikan tausiyah. Namun, di tengah ceramah, beliau mendadak terhenti sebelum akhirnya terjatuh dan dinyatakan meninggal dunia.

Kejadian yang berlangsung secara tiba-tiba itu membuat para jemaah yang hadir terkejut. Suasana acara pun berubah menjadi haru.

Salah satu hal yang menjadi perhatian publik adalah ucapan terakhir almarhum sebelum mengembuskan napas terakhir. Berdasarkan video yang beredar, Ustaz Ahmad Firdaus sempat menyebut nama Nabi Muhammad SAW.

Di media sosial, banyak warganet mendoakan agar almarhum wafat dalam keadaan husnul khatimah karena berpulang saat menjalankan dakwah.

Kolom komentar unggahan video tersebut juga dipenuhi kesaksian dari orang-orang yang mengenal sosok almarhum.

Salah seorang yang mengaku sebagai keponakan almarhum menyebut Ustaz Ahmad Firdaus merupakan pribadi yang baik dan memiliki kebiasaan merekam setiap ceramah yang disampaikan sebagai bahan evaluasi.

“Saya bersaksi beliau orang baik. Saya ponakannya dari kecil udah sama beliau. Dan emang selalu minta tolong direkam/video saat ngisi ceramah. Biar kalau ada waktu kosong bisa didenger lagi, bahan evaluasi,” tulis akun tersebut.

Warganet lain juga mengenang kepedulian almarhum terhadap anak-anak yatim.

“Beliau orang baik. Waktu kecil saya selalu diajak acara santunan anak yatim sama beliau. Beliau sangat cinta dan sayang dengan anak yatim,” tulis akun lainnya.

Sementara itu, sejumlah netizen turut menyoroti kalimat terakhir yang diucapkan almarhum sebelum wafat dan mendoakan agar amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page