INDRAMAYUUPDATE – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Indramayu kembali menunjukkan aksi penyelamatan yang tak hanya berkaitan dengan kebakaran. Kali ini, mereka mengevakuasi seekor anak kucing yang telinga kanannya tertancap paku di dinding samping rumah.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Ismail, Desa Dermayu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
Kepala Bidang Damkar pada Dinas Satpol PP dan Damkar Indramayu, Jajat Wibisono, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga bernama Salim Assegaf yang meminta bantuan karena anak kucing peliharaannya tidak bisa melepaskan diri.
“Kami menerima laporan masyarakat yang meminta tolong karena anak kucing peliharaannya tertancap paku di telinga kanannya,” kata Jajat.
Usai menerima laporan, satu regu penyelamat yang terdiri dari tujuh personel langsung diterjunkan ke lokasi.
Sesampainya di lokasi, petugas mendapati anak kucing terus mengeong kesakitan. Paku yang menonjol dari dinding diketahui menembus telinga kanan kucing sehingga membuatnya terjebak.
Sebelum melakukan evakuasi, petugas lebih dulu memeriksa kondisi luka pada telinga kucing. Proses penyelamatan dilakukan secara hati-hati agar tidak memperparah luka maupun menambah trauma pada hewan tersebut.
Momen penyelamatan itu juga diwarnai pemandangan menyentuh. Induk kucing tampak setia berada di dekat anaknya sambil mengawasi proses evakuasi yang dilakukan petugas.
Petugas kemudian mencabut paku secara perlahan hingga akhirnya telinga kucing berhasil dilepaskan tanpa menimbulkan luka yang lebih parah.
“Alhamdulillah berhasil dievakuasi. Di lokasi langsung kami obati bersama pemiliknya,” ujar Jajat.
Menurut keterangan pemilik, insiden bermula saat anak kucing tersebut bermain di sekitar rumah. Tak lama kemudian, kucing itu terdengar terus mengeong. Saat diperiksa, telinga kanannya sudah tertancap pada paku yang menonjol di dinding.
Karena tidak mampu melepaskannya sendiri, pemilik akhirnya menghubungi Damkar Indramayu untuk meminta pertolongan.
Setelah mendapatkan penanganan, kondisi anak kucing itu kini berangsur membaik dan sudah bisa kembali berlari.
“Sudah menjadi tugas kami. Saat ada masyarakat meminta bantuan, kami akan berupaya untuk membantu,” pungkas Jajat.






