Bantuan 10.000 Air Bersih Disalurkan Bantu Warga Singakerta Indramayu Akibat Krisis Air Bersih

Polsek Krangkeng bersama Pemdes Singakerta menyalurkan 10.000 liter air bersih untuk membantu warga Blok Tegal Semaya, Indramayu.

INDRAMAYUUPDATE – Bantuan air bersih sebanyak 10.000 liter disalurkan kepada warga Blok Tegal Semaya, Desa Singakerta, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (10/10/2026). Bantuan ini diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga yang mengalami keterbatasan pasokan.

Penyaluran air bersih tersebut dilakukan Polsek Krangkeng bersama Pemerintah Desa Singakerta dengan dukungan truk tangki dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Sejak pukul 10.00 WIB, warga mulai berdatangan ke lokasi pembagian dengan membawa berbagai wadah, mulai dari jeriken, drum hingga ember untuk menampung air.

Petugas kepolisian bersama pamong desa turut membantu proses distribusi agar berjalan tertib. Air dari truk tangki dialirkan menggunakan selang, kemudian ditampung warga untuk dibawa pulang dan digunakan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kapolsek Krangkeng AKP Nandang Supriatna mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

“Pendistribusian air bersih ini adalah komitmen kami untuk selalu hadir membantu masyarakat di saat-saat sulit,” ujar Nandang.

Menurutnya, kolaborasi dengan pemerintah desa menjadi bagian penting agar penyaluran bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Sebanyak 10.000 liter air bersih yang didistribusikan diharapkan dapat membantu warga Blok Tegal Semaya memenuhi kebutuhan dasar, seperti memasak dan keperluan sanitasi.

Keterlibatan petugas di lokasi juga bertujuan memastikan pembagian air berlangsung lancar, mengingat warga harus mengantre untuk mendapatkan bantuan.

Nandang mengimbau masyarakat agar menggunakan air bantuan secara bijak dan tetap menjaga ketertiban selama proses distribusi.

“Kami mengimbau warga untuk menggunakan bantuan air bersih ini secara bijak, tetap tertib saat pembagian, dan saling memberi kesempatan agar warga yang membutuhkan dapat terlayani,” katanya.

Ia berharap sinergi antara kepolisian dan pemerintah desa dapat terus membantu masyarakat menghadapi keterbatasan pasokan air bersih.

Sementara itu, bantuan tersebut menjadi upaya untuk meringankan kebutuhan warga di tengah kesulitan memperoleh air untuk aktivitas sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *