INDRAMAYUUPDATE – Biaya operasional anjing K-9 yang bertugas menjaga kawasan elite seperti SCBD, Jakarta, ternyata tidak murah. Untuk menyewa satu ekor anjing penjaga saja, perusahaan harus merogoh kocek sekitar Rp12 juta hingga Rp15 juta per bulan.
Mengacu pada data yang dikutip dari Finfolk, biaya tersebut belum termasuk pelatihan, perawatan, makanan premium, hingga jasa pawang profesional. Jika sebuah perusahaan menyewa 10 ekor anjing K-9, anggaran yang harus disiapkan bisa menembus Rp120 juta hingga Rp150 juta per bulan.
Angka itu jauh melampaui upah minimum di banyak daerah, termasuk Kabupaten Indramayu.
Sebagai perbandingan, UMR Kabupaten Indramayu tahun 2026 berada di kisaran Rp2,9 jutaan per bulan. Artinya, biaya sewa satu ekor anjing K-9 setara sekitar empat hingga lima kali UMK Indramayu. Sementara menyewa 10 ekor nilainya bisa mencapai lebih dari 40 kali UMK.
Besarnya biaya tersebut sebanding dengan kemampuan yang dimiliki anjing K-9. Selain dilatih menjaga keamanan, sebagian juga memiliki kemampuan khusus seperti melacak narkotika, bahan peledak, orang hilang, hingga membantu proses pencarian dan penyelamatan.
Tak hanya biaya sewa, investasi untuk membentuk seekor anjing K-9 juga sangat besar. Pelatihan dasar (basic obedience) berkisar Rp30 juta-Rp70 juta, sedangkan pelatihan khusus (specialized training) dapat mencapai Rp100 juta-Rp300 juta per ekor.
Jenis anjing yang umum digunakan sebagai K-9 antara lain German Shepherd, Belgian Malinois, Labrador Retriever, Dutch Shepherd, dan Bloodhound.
Selain itu, biaya perawatan bulanannya juga tidak sedikit. Mulai dari makanan premium sekitar Rp2 juta-Rp5 juta, pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi Rp500 ribu-Rp2 juta, grooming Rp300 ribu-Rp1 juta, pelatihan rutin Rp5 juta-Rp15 juta, perlengkapan Rp1 juta-Rp5 juta, hingga jasa pawang profesional Rp5 juta-Rp15 juta setiap bulan.
Dengan biaya operasional yang tinggi tersebut, tak heran jika anjing-anjing K-9 menjadi salah satu aset keamanan bernilai besar yang digunakan oleh perusahaan maupun institusi untuk menjaga kawasan vital.
