INDRAMAYUUPDATE – Tempat pembuangan sampah (TPS) di Desa Arahan Lor, Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu, terbakar pada Jumat (18/9/2026) siang. Kebakaran diduga dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu Jajat Wibisono mengatakan, objek yang terbakar merupakan tumpukan sampah di lahan milik Pemerintah Desa Arahan Lor.
“Penyebabnya diduga berasal dari sisa puntung rokok yang masih menyala,” ujar Jajat saat ditemui di lokasi, Jumat (18/9/2026).
Laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 11.53 WIB. Sebanyak 10 personel kemudian dikerahkan menuju lokasi.
Petugas tiba sekitar pukul 12.15 WIB dan langsung melakukan pemadaman. Beruntung, kondisi TPS saat itu tidak dalam keadaan penuh sehingga api dapat dengan cepat ditanggulangi.
Petugas juga melakukan penyisiran di sekitar tumpukan sampah untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang masih menyala.
“Pada pukul 12.35 WIB, api sudah berhasil dipadamkan sepenuhnya. Kami juga telah melakukan pengecekan ulang dan memastikan situasi di lokasi sudah benar-benar aman,” kata Jajat.
Damkar Langsung Tangani Kebakaran Grandong
Setelah memastikan kebakaran TPS padam, petugas Damkar belum sempat kembali ke markas. Mereka kembali menerima laporan kebakaran di lokasi berbeda.
Kali ini, sebuah motor roda tiga atau yang akrab disebut warga sebagai grandong terbakar di Desa Cidempet, Kecamatan Arahan.
Petugas pun langsung bergerak menuju lokasi tersebut.
“Kita langsung ke Cidempet. Selain kendaraan grandong, api juga membakar lahan di sekitarnya akibat ceceran BBM yang dibawa kendaraan tersebut. Tapi alhamdulillah api berhasil kami tangani juga dengan cepat,” ujar Jajat.
Jajat mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati membuang puntung rokok, terutama di tengah musim kemarau. Puntung rokok yang masih menyala dapat memicu kebakaran ketika dibuang ke area berisi sampah atau material kering yang mudah terbakar.
“Kami ingatkan kembali untuk tidak membuang puntung rokok sembarang. Di tengah musim kemarau ini tindakan tersebut sangat berpotensi memicu terjadinya kebakaran,” pungkasnya.






