Pemkab Indramayu Godok Perbup ‘Indramayu Kuliah’, Beasiswa Gratis Untuk Wujudkan 1 Sarjana Tiap Desa

Program Indramayu Kuliah tengah disiapkan. Targetnya 1 desa/kelurahan 1 sarjana setiap tahun dengan 317 penerima beasiswa.

INDRAMAYUUPDATE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu, Jawa Barat, tengah mematangkan rancangan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai payung hukum program bantuan pendidikan ‘Indramayu Kuliah’.

Program tersebut menargetkan lahirnya minimal satu sarjana dari setiap desa dan kelurahan di Kabupaten Indramayu setiap tahun. Dengan target itu, Pemkab Indramayu ingin membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat yang memiliki potensi akademik namun terkendala biaya.

“Target kami lewat program ini adalah terwujudnya 1 desa/kelurahan 1 sarjana setiap tahunnya di seluruh Kabupaten Indramayu,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asda II) Setda Indramayu, Asep Abdul Mukti, saat dikonfirmasi terkait penyusunan Perbup, Kamis (3/9/2026).

Asep mengatakan, rancangan regulasi tersebut masih dalam tahap pembahasan lintas perangkat daerah. Sejumlah instansi dilibatkan untuk memastikan program dapat berjalan secara terukur, mulai dari mekanisme pelaksanaan hingga penganggaran.

Jajaran yang terlibat antara lain Inspektorat, Bapperida, BKAD, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial, Diskominfo, Bagian Hukum Setda, serta para koordinator camat se-Kabupaten Indramayu.

“Pembahasan draf Perbup ini sangat krusial untuk memastikan bahwa program ‘Indramayu Kuliah’, khususnya komitmen 1 Desa dan Kelurahan 1 Sarjana, memiliki payung hukum yang kuat, transparan, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Aturan Beasiswa Disiapkan dari Pendaftaran hingga Pengawasan

Dalam Perbup yang tengah disusun, Pemkab Indramayu akan mengatur secara detail mekanisme pemberian bantuan pendidikan tersebut.

Aturan itu nantinya mencakup kriteria dan persyaratan calon penerima, proses pendaftaran, mekanisme seleksi, pencairan dana, hingga pengawasan terhadap penggunaan bantuan.

Langkah tersebut disiapkan untuk memastikan beasiswa benar-benar diterima oleh mahasiswa yang memenuhi kriteria dan mencegah terjadinya penyalahgunaan program.

Pemkab Indramayu juga membuka peluang kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Kampus yang berada di wilayah Indramayu menjadi salah satu prioritas.

Beberapa perguruan tinggi yang disebut akan dilibatkan yakni Universitas Wiralodra (UNWIR), Politeknik Negeri Indramayu (POLINDRA), Institut Teknologi Petroleum Balongan (ITPB), dan STIKES Indramayu.

“Termasuk PTN luar daerah yang juga telah menjalin kerja sama resmi dengan kami,” kata Asep.

317 Mahasiswa Jadi Target Penerima Tiap Tahun

Program ‘Indramayu Kuliah’ merupakan salah satu program prioritas Pemkab Indramayu. Program ini disebut menjadi bagian dari implementasi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Indramayu Nomor 2 Tahun 2025 tentang RPJMD 2025-2029.

Dalam rancangan program tersebut, bantuan beasiswa ditargetkan diberikan kepada 317 mahasiswa setiap tahun. Jumlah tersebut merupakan perwakilan dari desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Indramayu.

Pemkab berharap keberadaan sarjana di setiap desa tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima beasiswa, tetapi juga ikut mendorong pembangunan di tingkat desa.

“Kami optimistis keberadaan sarjana di tiap desa akan menjadi motor penggerak pembangunan dan daya saing daerah ke depannya,” pungkas Asep.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page