TPA Pecuk Rawan Terbakar Saat Kemarau, Damkar Indramayu Lakukan Sosialisasi

INDRAMAYUUPDATE — Potensi kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pecuk, Kabupaten Indramayu, menjadi perhatian memasuki musim kemarau. Untuk meningkatkan kewaspadaan, Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu menggelar sosialisasi pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran di lokasi tersebut.

Sosialisasi diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari petugas TPA dan para pemulung yang sehari-hari beraktivitas di kawasan tersebut.

Dalam kegiatan itu, petugas Damkar memberikan edukasi mengenai berbagai potensi penyebab kebakaran, terutama kondisi sampah dan material mudah terbakar yang mengering saat musim kemarau.

Petugas juga menjelaskan langkah pencegahan kebakaran, cara melakukan penanganan awal ketika muncul api, hingga penggunaan alat pemadam api ringan (APAR).

Selain itu, peserta diingatkan untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat merambat melalui material kering dan memicu kebakaran lebih besar.

Kabid Damkar Kabupaten Indramayu, Jajat Wibisono menegaskan, pencegahan menjadi langkah utama untuk menekan risiko kebakaran di kawasan TPA.

“TPA merupakan salah satu lokasi yang memiliki potensi bahaya kebakaran cukup tinggi, terutama saat musim kemarau. Oleh karena itu, kewaspadaan dan kesiapsiagaan seluruh pengelola maupun pekerja sangat diperlukan,” ujarnya.

Ia meminta seluruh pihak yang beraktivitas di TPA melakukan pengawasan secara rutin dan segera melaporkan jika menemukan titik api maupun kondisi yang berpotensi memicu kebakaran.

“Jangan menunggu api membesar, tetapi lakukan pencegahan sejak dini,” tegasnya.

Melalui sosialisasi tersebut, Damkar Indramayu berharap pengelola TPA dan para pekerja semakin memahami cara mencegah serta melakukan penanganan awal ketika terjadi kebakaran.

Kesiapsiagaan bersama dinilai penting untuk menjaga kawasan TPA tetap aman, sekaligus mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page