Viral Pajero Hitam Dikaitkan Kasus Pembunuhan Satu Keluarga Indramayu Hingga Dituduh Milik Aman Yani, Ini Faktanya

Screenshot

INDRAMAYUUPDATE – Video narasi soal mobil Pajero hitam berpelat nomor KT viral di media sosial dan dikaitkan dengan sosok misterius Aman Yani dalam kasus pembunuhan satu keluarga di Paoman, Indramayu. Namun, kuasa hukum keluarga Aman Yani membantah kabar tersebut.

Mobil Pajero hitam itu sebelumnya disebut-sebut sebagai kendaraan yang diduga dipakai Aman Yani. Dugaan itu mencuat usai anak kandung Aman Yani, Egga Ayu Aryani (31), memberi keterangan kepada penyidik Polres Indramayu terkait keberadaan ayahnya yang hingga kini masih misterius.

Egga mengaku curiga karena mobil Pajero hitam tersebut kerap terparkir di seberang rumah Ahmad Yasin, orang tua Aman Yani, di Desa Penganjang, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu.

Kecurigaan semakin berkembang setelah terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga, Ririn Rifanto, mengklaim sempat bertemu Aman Yani di kawasan Kuliner Cimanuk sebelum tragedi pembunuhan terjadi. Dalam keterangannya, Ririn menyebut Aman Yani datang menggunakan mobil semacam Pajero hitam.

Kuasa hukum keluarga Aman Yani sekaligus pengacara terdakwa Priyo Bagus Setiawan, Ruslandi, langsung meluruskan isu yang beredar tersebut.

“Dari hasil pengecekan pemilik mobil Pajero itu bernama Ibu Sri Wahyu. Mobilnya juga ada di rumah pemiliknya,” kata Ruslandi saat dihubungi, Minggu (24/5/2026).

Menurut Ruslandi, keberadaan mobil itu di sekitar rumah orang tua Aman Yani bukan hal mencurigakan. Sebab, rumah orang tua Sri Wahyu memang bertetangga dengan keluarga Aman Yani.

“Kenapa parkir di sana karena sedang menengok keluarga seperti biasa,” ujarnya.

Ruslandi menjelaskan, Sri Wahyu memang kerap membawa mobil Pajero hitam tersebut saat pulang ke rumah orang tuanya di Desa Penganjang. Terakhir kali mobil itu terlihat di lokasi pada Jumat (15/5/2026) malam.

Ia menyayangkan narasi yang berkembang di media sosial hingga memunculkan dugaan liar terhadap pemilik kendaraan.

“Pihak pemilik mobil merasa terganggu karena tuduhan itu tidak benar,” kata dia.

Sementara itu, keberadaan Aman Yani sendiri hingga kini masih belum diketahui. Polisi diketahui sudah memeriksa mantan istri Aman Yani bernama Suminah dan anaknya, Egga Ayu Aryani, pada Kamis (21/5/2026) malam.

Kasus ini bermula dari pengakuan terdakwa Ririn Rifanto yang menyebut Aman Yani sebagai dalang pembunuhan satu keluarga di Paoman, Indramayu. Selain Aman Yani, Ririn juga menyeret tiga nama lain yakni Hardi, Yoga, dan Joko sebagai eksekutor pembunuhan.

Namun, terdakwa lainnya, Priyo Bagus Setiawan, membantah seluruh cerita tersebut. Priyo mengaku tidak mengenal Aman Yani dan menyebut nama-nama yang disebut Ririn hanyalah cerita fiktif yang dibuat menjelang persidangan.

Dalam persidangan, Priyo justru menuding Ririn sebagai pelaku utama pembunuhan satu keluarga itu. Priyo mengaku dirinya hanya membantu menguburkan jenazah para korban.

Sebagai informasi, pembunuhan satu keluarga itu terjadi di rumah korban di Jalan Siliwangi Nomor 52, Kelurahan Paoman, Kabupaten Indramayu, pada Kamis (28/8/2025) malam.

Lima korban tewas dalam kasus tersebut yakni H Sahroni (75), Budi (45), Euis (40), RK (7), dan bayi berusia 8 bulan. Jenazah para korban ditemukan pada Senin (1/9/2025) setelah warga mencium bau busuk dari dalam rumah.

Polisi sebelumnya menyebut motif pembunuhan diduga karena dendam terkait persoalan rental mobil dengan kerugian Rp 750 ribu. Hingga kini, proses persidangan masih terus berlangsung di Pengadilan Negeri Indramayu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *