Pilu! Wanita di Indramayu 6 Tahun Mengurung Diri di Kamar Usai Cerai


INDRAMAYUUPDATE – Kisah pilu dialami seorang perempuan berinisial N (37), warga Kelurahan Lemah Mekar, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Selama enam tahun terakhir, N memilih mengurung diri di dalam kamar sempit usai bercerai dengan suaminya.

Orang tuanya, Tari, mengatakan perubahan sikap putrinya mulai terlihat sejak rumah tangganya kandas. N perlahan kehilangan semangat hidup hingga akhirnya menarik diri dari lingkungan sekitar.

“Seperti itu sejak bercerai saja,” kata Tari lirih, Selasa (19/5/2026).

Awalnya, N masih beraktivitas seperti biasa. Namun karena terlalu lama mengasingkan diri, kondisi psikologisnya diduga semakin terganggu. Meski masih bisa diajak berbicara, pembicaraannya sering melantur.

Hari-hari N kini lebih banyak dihabiskan di dalam kamar. Ia hanya tidur, makan, bermain game sesekali, lalu kembali tidur.

Sebagai seorang ibu, Tari mengaku sangat sedih melihat kondisi anaknya. Terlebih, kini dirinya hanya tinggal berdua dengan N setelah sang suami meninggal dunia.

“Sedih mas, kalau sudah mikirin anak,” ujarnya.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Tari bekerja sebagai tukang pijat keliling. Di usianya yang tidak lagi muda, ia berharap putrinya bisa kembali pulih dan menjalani hidup normal.

“Harapannya anak saya bisa pulih lagi, bisa sehat, bisa hidup normal lagi,” katanya sambil berkaca-kaca.

Pihak keluarga sebenarnya telah berupaya membawa N menjalani pengobatan medis hingga alternatif. Namun, kondisi N belum menunjukkan perubahan signifikan.

Kondisi N kemudian diketahui oleh dua relawan pendamping Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), yakni Sakam dan Didi. Keduanya langsung mendatangi rumah N untuk membantu proses penanganan medis.

“Kita bawa ke RSUD Indramayu biar dapat penanganan medis yang serius,” kata Sakam.

Proses evakuasi sempat berlangsung cukup sulit karena N sudah lama menutup diri dan enggan keluar kamar. Tari bersama relawan terus membujuk N hingga akhirnya perempuan tersebut bersedia dibawa ke rumah sakit.

“Semoga upaya ini bisa membuatnya kembali sehat seperti sedia kala,” pungkas Sakam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *