INDRAMAYUUPDATE – Berbagai elemen masyarakat mengikuti aksi penanaman mangrove di kawasan pesisir Pantai Karangsong, Desa Karangsong, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Senin (3/8/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Mangrove Sedunia yang mengusung tema “Menjaga Pohon Mangrove, Melindungi Generasi Mendatang.”
Aksi tersebut melibatkan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu, TNI AL, Sat Polairud Polres Indramayu, mahasiswa KKN IPB, pelajar SMPN 4 Sindang, siswa SDN 1, SDN 2, dan SDN 3 Karangsong, hingga Forum Koordinasi Taruna Siaga Bencana (FK Tagana) Kabupaten Indramayu.
Kasat Polairud Polres Indramayu AKP Asep Suryana mengatakan penanaman mangrove merupakan langkah nyata menjaga kelestarian kawasan pesisir. Menurutnya, mangrove memiliki peran penting dalam melindungi garis pantai dari abrasi, menjadi habitat berbagai biota laut, sekaligus menyerap karbon.
“Penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan investasi lingkungan untuk masa depan. Mangrove memiliki fungsi penting sebagai pelindung pantai, habitat biota laut, penyerap karbon, serta penyangga keseimbangan ekosistem pesisir,” kata Asep dalam keterangannya.
Ia menilai keterlibatan pelajar, mahasiswa, dan masyarakat menjadi upaya membangun kesadaran sejak dini terhadap pentingnya menjaga lingkungan pesisir.
“Melalui kolaborasi ini kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat mangrove. Menjaga mangrove berarti menjaga lingkungan, melindungi pesisir, sekaligus mewariskan alam yang lebih baik bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Penanaman mangrove di Pantai Karangsong diharapkan tidak hanya menambah tutupan vegetasi pesisir, tetapi juga memperkuat upaya konservasi kawasan pantai di Indramayu yang selama ini rentan terhadap abrasi dan dampak perubahan iklim.
