INDRAMAYUUPDATE – Motor roda tiga atau yang biasa disebut warga sebagai ‘grandong’ ludes terbakar di Jalan Raya Desa Cidempet, Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Kendaraan tersebut diduga terbakar akibat korsleting listrik saat sedang melaju.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (18/9/2026) siang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian materi ditaksir mencapai Rp 15 juta.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu, Jajat Wibisono mengatakan, pengendara grandong sempat menyelamatkan diri sebelum api membesar.
“Itu sedang jalan, untungnya pengendara langsung lompat menyelamatkan diri. Alhamdulillah selamat, tidak sampai ada korban,” ujar Jajat, Jumat (18/9/2026).
Menurut Jajat, api dengan cepat membesar karena grandong tersebut membawa sejumlah barang belanjaan, termasuk bahan bakar minyak (BBM) eceran.
BBM yang tumpah kemudian membuat kobaran api semakin besar. Api bahkan sempat menyambar lahan milik warga di sekitar lokasi.
Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung saat kendaraan terbakar. Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berdatangan dan ikut membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sembari menunggu petugas Damkar tiba.
“Lahan juga ikut terbakar, tapi untungnya tidak sampai besar dan dapat cepat kami tanggulangi,” kata Jajat.
Damkar Sedang Tangani Kebakaran TPS
Jajat mengatakan, laporan kebakaran grandong tersebut diterima petugas sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu, personel Damkar tengah melakukan pemadaman kebakaran di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Desa Arahan Lor.
Beruntung, penanganan di lokasi tersebut telah selesai hampir bersamaan dengan diterimanya laporan kebakaran di Cidempet.
Sebanyak 11 personel kemudian langsung dikerahkan menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
“Pada saat itu petugas sedang melakukan pemadaman di Desa Arahan Lor, saat laporan diterima langsung bergegas menuju ke lokasi Cidempet untuk mengambil alih pemadaman,” ungkapnya.
Petugas berjibaku memadamkan kobaran api yang membakar kendaraan dan lahan sekitar. Setelah sekitar 35 menit dilakukan penanganan, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 13.20 WIB.
Jajat kembali menegaskan, berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada kendaraan saat sedang melaju.
“Untuk penyebabnya diduga memang berasal dari korsleting listrik kendaraan grandong tersebut saat sedang melaju,” pungkasnya.
