Tabiat Jahat Ririn Dibongkar Adik Aman Yani: Terobsesi Kuasai Harta Kakaknya Sejak Menghilang Tanpa Kabar

Adik kandung Aman Yani, bernama Uyat Suratman (53), membeberkan pengetahuannya terkait tabiat dari Ririn Rifanto, yang kini menjadi terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Paoman di Kabupaten Indramayu.

INDRAMAYUUPDATE – Fakta baru kembali terungkap dalam kasus pembunuhan satu keluarga di Paoman, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Adik kandung Aman Yani, Uyat Suratman (53), mengungkap dugaan tabiat terdakwa Ririn Rifanto yang disebut terobsesi menguasai harta kakaknya.

Uyat membeberkan, Ririn diduga telah lama berupaya mengakses dana pensiun serta gaji terakhir Aman Yani usai pensiun dari bank tempatnya bekerja. Untuk melancarkan aksinya, Ririn bahkan disebut pernah meminta Uyat menyamar sebagai Aman Yani.

“Dia pernah menyuruh saya ngaku-ngaku sebagai pak Aman Yani untuk mengambil dana pensiun dan gaji terakhir di bank,” kata Uyat saat ditemui di Mapolres Indramayu, Minggu (3/5/2026) malam.

Tak hanya itu, Uyat juga menyebut Ririn sempat merayu anggota keluarga lain agar membuat surat kuasa demi memuluskan pencairan dana tersebut. Selain itu, Ririn juga disebut menuntut harta gono-gini dari rumah yang ditempati mantan istri Aman Yani.

Menurut Uyat, hubungan antara Aman Yani dan Ririn Rifanto merupakan paman dan keponakan.

Adapun isu yang berkembang belakangan ini, muncul klaim dari pihak terdakwa bahwa Aman Yani memiliki utang ratusan juta rupiah kepada Ririn.

Uyat mengaku tidak mengetahui pasti soal utang tersebut.

Tapi ia bercerita soal dirinya yang menerima pesan SMS dari seseorang yang mengaku sebagai advokat suruhan Aman Yani, yang pada muaranya berkaitan dengan Ririn.

Awalnya advokat itu mengirim SMS dan meminta ketemuan, serta lain sebagainya.

“Terus ujung-ujungnya itu, dia (advokat) malah ngaku sebagai kakak saya, katanya nanti kontaknya hubungannya sama si Ririn, sebab si Ririn itu tahu permasalahan saya, itu ngomongnya kakak Aman gitu,” cerita Uyat menirukan percakapan SMS dengan seseorang yang mengaku Aman Yani.

Di sisi lain, Uyat sendiri tidak tahu pasti apakah benar nomor yang mengirimnya SMS itu kakaknya Aman Yani atau bukan.

Uyat sendiri di awal tidak menaruh curiga apapun, ia justru merasa senang mendapat kabar setelah sekian lama kakaknya menghilang.

“Belum tahu saya itu benar kakak Aman atau bukan. Kalau saya istilahnya waktu itu senang kan, setelah sekian tahun gak ada kabar, terus ada kabar lewat SMS gitu, jadi gak naruh curiga sama sekali,” terangnya.

Kejadian ini, menurut Uyat, terjadi kurang lebih satu tahun setelah menghilangnya Aman Yani atau sekitar tahun 2017.

Kejadiannya juga berbarengan dengan desakan Ririn yang ingin mencairkan dana pensiun Aman Yani, serta kedatangan perwakilan bank ke rumah Uyat untuk membahas hak milik Aman Yani yang belum diambil.

Di sisi lain, Uyat bersama kuasa hukumnya, Ruslandi, mendatangi Mapolres Indramayu untuk melaporkan terdakwa lain, Priyo Bagus Setiawan. Laporan ini terkait pernyataan Priyo dalam persidangan yang menyebut Aman Yani sebagai otak pembunuhan.

Dalam kesaksiannya, Priyo mengklaim bahwa Aman Yani masih hidup dan sempat bertemu dengannya serta Ririn sebelum pembunuhan terjadi pada Agustus 2025 di kawasan Kulcim.

Pernyataan itu membuat pihak keluarga terkejut. Pasalnya, Aman Yani telah lama hilang tanpa kabar sejak 2016 atau sudah sekitar 10 tahun silam.

“Keluarga jelas kaget dan tidak terima. Selama ini Aman Yani sudah hilang bertahun-tahun tanpa jejak,” kata Ruslandi.

Atas dasar itu, pihak keluarga melaporkan Priyo dengan dugaan obstruction of justice sebagaimana diatur dalam Pasal 282 ayat 1 UU Nomor 1 Tahun 2023.

Ruslandi menilai, pernyataan Priyo tidak hanya menghambat proses hukum, tetapi juga merugikan nama baik keluarga dengan menyebut Aman Yani sebagai dalang pembunuhan.

Kini, keluarga berharap laporan tersebut dapat membuka fakta sebenarnya, termasuk mengungkap misteri ke mena dana pensiun milik Aman Yani yang sempat diperebutkan oleh Ririn.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *