Senyum Lepas para Pedagang Kaki Lima Usai Dagangannya Ludes Diborong Saat Acara HUT TNI di Indramayu

Cimol milik pedagang kaki lima Samsuri ludes dalam waktu sekitar satu jam saat perayaan HUT ke-81 TNI di Kodim 0616 Indramayu.

INDRAMAYUUPDATE – Senyum lega terlihat di wajah Samsuri (60). Pedagang cimol asal Indramayu itu baru saja merasakan dagangannya ludes dalam waktu singkat saat ikut memeriahkan peringatan HUT ke-81 TNI di Markas Kodim 0616/Indramayu, Senin (5/10/2026).

Samsuri duduk santai bersama istrinya, Tina Hasanah (57), tak jauh dari gerbang Markas Kodim. Gerobak yang biasanya menjadi sumber penghasilan mereka sehari-hari kini sudah kosong.

Sekitar 100 bungkus cimol yang dibawanya pagi itu habis hanya dalam waktu sekitar satu jam.

“Sejam kayaknya sih, Mas, langsung habis. Kan upacara mulai sekitar jam setengah delapan, jam setengah sembilan sudah habis,” kata Samsuri saat ditemui di lokasi.

Bagi Samsuri, kondisi tersebut menjadi pengalaman yang berbeda dibandingkan aktivitas berjualan sehari-hari. Biasanya, dia membawa gerobak cimol dan berjualan di kawasan Alun-alun Indramayu mulai sore hingga malam.

Namun, dagangannya tidak selalu habis.

“Kalau hari-hari biasa mah enggak tentu. Kecuali hari Minggu, kadang habis. Tapi kadang juga masih nyisa,” ujarnya.

Rezeki tak terduga itu bermula beberapa hari sebelum perayaan HUT TNI. Saat sedang berjualan, Samsuri didatangi anggota TNI.

Kedatangan anggota TNI tersebut bukan untuk menertibkan lapaknya. Samsuri justru mendapat tawaran untuk memborong seluruh cimol dagangannya dengan nilai Rp 500 ribu.

Cimol tersebut kemudian akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang menghadiri kegiatan HUT TNI di Kodim 0616/Indramayu.

Samsuri langsung menerima tawaran tersebut.

Pada hari pelaksanaan, dia bersama Tina datang lebih pagi. Mereka sudah berada di lokasi sekitar pukul 05.30 WIB untuk mempersiapkan dagangan.

Begitu kegiatan berlangsung, gerobak cimol mereka langsung dikerumuni warga dan pelajar.

Samsuri sibuk mengambil cimol, memasukkannya ke dalam plastik, kemudian menyerahkannya kepada warga yang mengantre. Tina turut membantu melayani warga.

Antusiasme warga ternyata jauh lebih tinggi dari perkiraan. Stok cimol yang disiapkan pun cepat menipis hingga akhirnya benar-benar habis.

“Alhamdulillah cimol saya habis duluan tadi,” ucap Samsuri sambil tersenyum.

Meski seluruh dagangannya telah habis, Samsuri masih memberikan tambahan 10 porsi cimol secara cuma-cuma sebagai bentuk dukungan terhadap perayaan HUT TNI.

“Semoga di hari ulang tahunnya, TNI semakin sukses, semakin dicintai, dan bisa selalu mengayomi serta melindungi masyarakat. 10 porsi tambahan ini bonus dari saya,” katanya.

Pedagang Kecil Ikut Diberdayakan

Pemandangan gerobak Samsuri yang dikerumuni warga menjadi bagian dari suasana perayaan HUT ke-81 TNI di Markas Kodim 0616/Indramayu.

Area depan markas disulap menjadi semacam festival kuliner rakyat. Sejumlah pedagang kecil ikut dihadirkan untuk menyediakan makanan dan jajanan gratis bagi masyarakat.

Selain cimol, terdapat pedagang cireng, sempol, hingga berbagai produk UMKM lainnya.

Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo mengatakan konsep tersebut sengaja dibuat agar perayaan HUT TNI tidak hanya dinikmati oleh kalangan internal.

“Kita siapkan kuliner-kuliner yang ada di Indramayu secara gratis untuk masyarakat. Jadi bebas milih makanan yang disukai, silakan diambil tanpa perlu membayar,” kata Tulus.

Menurutnya, kehadiran para pedagang kecil sekaligus menjadi upaya memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat.

Dengan konsep tersebut, pedagang mendapatkan kesempatan dagangannya diborong, sementara warga yang hadir memperoleh makanan secara gratis.

“Semoga HUT TNI ini memberikan keberkahan, baik kepada pedagang UMKM, maupun memberikan manfaat buat masyarakat,” ujarnya.

Bagi Samsuri, perayaan HUT TNI tahun ini bukan sekadar kesempatan berjualan. Pagi itu, gerobak cimolnya kosong lebih cepat dari biasanya dan ia pulang membawa pengalaman sekaligus rezeki yang tidak setiap hari didapatkan.

Exit mobile version