INDRAMAYUUPDATE – Rundija tak kuasa menyembunyikan rasa harunya saat melangkah masuk ke Aula Atmani Wedhana Polres Indramayu, Sabtu (29/8/2026) pagi.
Kendaraan roda dua kesayangannya yang sempat raib dicuri beberapa hari lalu kini terparkir nyata di hadapannya, siap untuk dibawa pulang kembali.
Bagi Rundija, rentetan peristiwa ini terasa begitu cepat. Pada 25 Agustus 2026, ia mendapati motornya hilang dan langsung bergegas mendatangi Polsek Indramayu Kota.
Dengan hati yang gelisah, ia membuat laporan resmi kehilangan. Harapan untuk mendapatkan kembali barang berharga yang dicuri seringkali tipis, namun Rundija mendapatkan pengalaman yang sebaliknya.
Hanya dalam kurun waktu dua hingga tiga hari setelah laporannya dibuat, ia mendapat kabar mengejutkan dari pihak kepolisian: motornya berhasil ditemukan.
“Saya benar-benar tidak menyangka barang berharga saya bisa kembali secepat ini tanpa kendala yang berarti,” ungkap Rundija dengan wajah semringah usai menerima langsung kunci motornya dari Kapolres Indramayu.
Kecepatan pengungkapan ini merupakan hasil dari Operasi Libas Lodaya 2026 yang digelar oleh jajaran Polres Indramayu. Hal ini juga menjadi bukti nyata dari slogan yang terus digaungkan oleh Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., S.I.K., M.Si., yakni “Layani Masyarakat Dengan Respon Cepat”.
Kejutan dan kelegaan Rundija tak berhenti pada cepatnya penemuan kendaraannya. Di hadapan petugas dan awak media, ia menceritakan betapa mudahnya proses pengambilan barang bukti tersebut. Rundija mengaku sangat bersyukur karena kepolisian mengembalikan motornya secara cuma-cuma.
“Proses pengambilannya sangat mudah dan gratis. Tidak dipungut biaya sepeser pun,” tambahnya, menepis kekhawatiran yang kerap beredar di masyarakat terkait pengambilan barang bukti.
Belajar dari pengalaman pahit yang berakhir melegakan ini, Rundija menitipkan pesan khusus kepada masyarakat luas, khususnya warga Indramayu. Ia menyadari bahwa kewaspadaan pemilik kendaraan adalah kunci utama dalam mencegah tindak kejahatan.
“Kejadian ini jadi pelajaran berharga buat saya. Untuk masyarakat, mari kita sama-sama lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan saat memarkirkan kendaraan, supaya tidak ada lagi celah bagi pelaku curanmor,” pesannya.
Momen penyerahan motor ini menjadi penutup yang manis dalam rangkaian konferensi pers Operasi Libas Lodaya 2026. Bagi Rundija, hari ini bukan sekadar mendapatkan kembali aset berharganya, melainkan juga kembalinya rasa aman dan kepercayaan penuh terhadap kesigapan aparat kepolisian di wilayahnya.
