Berita  

Bupati Majalengka: Videotron yang Tewaskan Pemotor Sudah Bergoyang Sehari Sebelum Roboh

INDRAMAYUUPDATE – Bupati Majalengka Eman Suherman mengungkap fakta terkait robohnya videotron di kawasan Bunderan Cigasong, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, yang menewaskan seorang pemotor. Berdasarkan laporan yang diterimanya, videotron tersebut sudah menunjukkan tanda-tanda berbahaya sehari sebelum ambruk.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 18.15 WIB. Korban bernama Wina Apriyanti (18), warga Desa Hegarmanah, Kecamatan Banjaran, meninggal dunia setelah tertimpa videotron saat melintas menggunakan sepeda motor.

Korban sempat dilarikan ke RSUD Majalengka, namun nyawanya tidak tertolong.

Eman mengatakan, pada Kamis (23/7/2026) pagi, videotron tersebut dilaporkan bergoyang cukup kencang saat diterpa angin. Bahkan, warga sempat merekam kondisi tersebut.

“Ada informasi katanya kemarin pagi sudah mulai goyang-goyang. Teman-teman sudah berupaya mencari bantuan untuk memperbaiki, tetapi diduga ada keterlambatan. Mungkin karena tidak kuat menahan tekanan angin akhirnya roboh,” kata Eman, Jumat malam.

Informasi itu juga dibenarkan Aditya (22), penjaga toko di sekitar lokasi kejadian. Ia mengaku melihat langsung videotron bergoyang hebat sekitar pukul 10.00 WIB sehari sebelum insiden.

Menurutnya, setelah kondisi itu diketahui, area di sekitar videotron sempat dipasangi pembatas darurat yang menutup sebagian bahu jalan. Namun kendaraan masih tetap melintas di lokasi.

Usai menjenguk keluarga korban di RSUD Majalengka, Eman bersama Sekretaris Daerah Aeron Randi dan Ketua TP PKK Iim Maemunah langsung meninjau lokasi kejadian.

Ia memastikan pemerintah daerah akan memberikan perhatian kepada keluarga korban sekaligus mengevaluasi seluruh reklame yang berdiri di wilayah Majalengka.

“Ini menjadi perhatian serius bagi kita. Majalengka sebagai kota angin harus betul-betul hati-hati. Nanti akan kami evaluasi reklame-reklame yang sekarang masih berdiri,” tegasnya.

Sementara itu, Satreskrim Polres Majalengka telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengusut penyebab pasti robohnya videotron.

Kasatreskrim Polres Majalengka AKP Udiyanto mengatakan pihaknya telah menerjunkan tim Inafis untuk mengumpulkan barang bukti dan memeriksa sejumlah saksi.

“Kami akan mengusut tuntas penyebab kejadian ini. Semua pihak yang berkaitan akan dimintai keterangan sebagai bagian dari proses penyelidikan. Masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi,” ujar Udiyanto.

Selain menewaskan seorang pemotor, robohnya videotron juga menyeret kabel listrik hingga menyebabkan tiang listrik di sekitar lokasi ikut tumbang. Akibatnya, aliran listrik di sejumlah wilayah Cigasong sempat padam, sementara arus lalu lintas di jalur nasional Bandung-Cirebon mengalami kemacetan dan dialihkan ke jalur alternatif.

You cannot copy content of this page

Exit mobile version