INDRAMAYUUPDATE – Video yang memperlihatkan kericuhan antarkelompok beredar di media sosial dan disebut-sebut terjadi di jalur Juntinyuat-Balongan, Kabupaten Indramayu. Polisi memastikan narasi tersebut tidak benar.
Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengatakan pihaknya telah melakukan penelusuran setelah video tersebut ramai dibagikan di media sosial.
Hasil pengecekan polisi memastikan tidak ada peristiwa kericuhan seperti yang terlihat dalam video di wilayah Juntinyuat maupun Balongan.
“Kami pastikan itu kabar hoaks, bukan terjadi di Junti-Balongan Indramayu,” kata Tarno dalam keterangan tertulis yang dikonfirmasi ulang, Jumat (2/10/2026).
Video tersebut diunggah melalui Facebook oleh akun Alea Salsabilla Ramadhani. Dalam unggahan itu, terlihat puluhan orang terlibat kericuhan di sebuah jalan raya.
Unggahan tersebut juga disertai tulisan berbahasa Indramayu:
“Ati ati sing garep metu arah Junti Balongan.”
Kalimat tersebut berarti, “Hati-hati saat keluar menuju Junti Balongan.”
Narasi itu kemudian membuat video seolah-olah menggambarkan kondisi terkini di jalur Juntinyuat-Balongan.
Polisi pun mengecek langsung informasi tersebut untuk memastikan kebenarannya. Dari hasil penelusuran di wilayah yang disebut dalam unggahan, tidak ditemukan kejadian seperti yang ditampilkan dalam video.
Video Lama dari Makassar
Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, polisi menemukan bahwa video tersebut bukan rekaman kejadian di Indramayu.
Tarno mengatakan video itu merupakan dokumentasi kericuhan yang terjadi di wilayah Kota Makassar pada Kamis (10/9/2026).
“Kejadian aslinya melibatkan dua kelompok warga di Makassar yang dilaporkan bentrok akibat dugaan sengketa lahan. Aparat kepolisian setempat juga telah turun tangan untuk mengendalikan situasi tersebut,” jelasnya.
Dengan demikian, video yang beredar tersebut tidak berkaitan dengan situasi keamanan di Juntinyuat maupun Balongan.
“Jadi kami tegaskan kembali video itu bukan terjadi di Indramayu, baik di Juntinyuat maupun Balongan,” tegas Tarno.
Polisi Pastikan Indramayu Kondusif
Polres Indramayu memastikan situasi keamanan di wilayah Kabupaten Indramayu saat ini tetap kondusif.
Masyarakat juga diminta tidak langsung mempercayai informasi yang beredar di media sosial, terutama video yang tidak mencantumkan sumber maupun lokasi kejadian secara jelas.
Polisi mengingatkan warga untuk melakukan verifikasi sebelum membagikan ulang informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan.
“Kami imbau masyarakat untuk tidak mudah percaya serta tidak menyebarluaskan kembali informasi atau video dari sumber yang tidak valid yang berpotensi menimbulkan keresahan publik,” pungkas Tarno.






