INDRAMAYUUPDATE – Kebakaran hebat menghanguskan tiga kapal nelayan berukuran besar di Pelabuhan Karangsong, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Selain kapal, satu unit mobil, dua sepeda motor, lima tumpukan jaring nelayan, hingga sebuah warung ikut ludes dilalap api.
Asap hitam pekat membumbung tinggi dari lokasi dan terlihat dari berbagai penjuru. Peristiwa itu mengundang perhatian warga hingga akses menuju pelabuhan sempat mengalami kemacetan akibat banyaknya masyarakat yang datang ke lokasi.
Sejumlah warga menduga kebakaran bermula saat proses pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis solar ke salah satu kapal nelayan.
“Ini mah cerita dari mulut ke mulut. Awalnya itu lagi ngisi solar, nggak tahu gimana, dari mesin ada yang meledak, katanya begitu,” kata Herman (64), warga Desa Pabean Udik, saat ditemui di lokasi.
Keterangan Herman sejalan dengan video amatir yang beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut terlihat sebuah mobil tangki tengah menyuplai solar ke kapal. Tak lama kemudian api muncul dari arah belakang mobil tangki, yang kemudian langsung mundur untuk menghindari kobaran api.
Warga menduga solar yang tercecer ikut memicu api semakin cepat membesar. Kondisi angin laut yang cukup kencang juga diduga membuat kobaran api dengan cepat merambat ke kapal lain dan bangunan di sekitarnya.
“Mobil juga ikut kena karena solar berceceran,” ujar Herman.
Meski demikian, dugaan tersebut belum dipastikan kebenarannya. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran.
Kabid Damkar Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu, Jajat Wibisono, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
“Adapun untuk penyebab kebakarannya belum diketahui karena masih dalam penyelidikan oleh pihak berwenang,” kata Jajat.
Sebanyak enam armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api, terdiri dari lima unit milik Damkar Kabupaten Indramayu dan satu unit bantuan TNI. Proses pemadaman juga melibatkan personel kepolisian, TNI, serta warga sekitar.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas Inafis Polres Indramayu langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Area kebakaran kini telah dipasangi garis polisi, sementara penyelidikan masih terus berlangsung.
“Sementara belum bisa kita pastikan karena proses penyelidikan masih berlangsung,” kata Kapolsek Indramayu AKP Indrie Hapsari.






