Peristiwa Pilu di Indramayu, Nenek Meninggal Tak Sengaja Tertembak Oleh Cucunya Usia 11 Tahun Saat Mainan Senapan Angin

INDRAMAYUUPDATE – Peristiwa memilukan terjadi di Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Seorang nenek berusia 62 tahun meninggal dunia setelah tak sengaja tertembak senapan angin oleh cucunya sendiri yang masih berusia 11 tahun.

Insiden ini diketahui bermula pada Rabu (6/5/2026) pekan lalu. Saat itu, orang tua bocah tersebut sedang menjemur padi di halaman rumah. Karena banyak burung yang hinggap dan memakan padi, orang tuanya mengambil senapan angin untuk mengusir burung-burung tersebut.

Nahas, saat orang tuanya masuk ke dalam ruangan, senapan yang tertinggal justru dimainkan oleh sang anak.

“Mungkin gak ngerti ya, main tembak saja. Ternyata peluru mengenai neneknya yang sedang tiduran sambil menunggu padi,” ujar Kapolsek Cikedung, Iptu Anang Purwanto saat dikonfirmasi, Selasa (12/5/2026).

Setelah kejadian tersebut, korban langsung dilarikan oleh pihak keluarga ke RS Mitra Plumbon Indramayu untuk mendapatkan pertolongan. Namun, setelah beberapa hari berjuang melawan luka tembak tersebut, nyawa korban tidak tertolong.

Korban dinyatakan meninggal dunia pada Senin (11/5/2026). Pihak kepolisian baru menerima laporan mengenai insiden ini pada hari yang sama dengan wafatnya korban.

Meninggalnya sang nenek ini diketahui menyisakan duka yang mendalam bagi keluarga. Anang menyebutkan bahwa saat ini pihak keluarga masih dalam kondisi berduka sekaligus trauma berat akibat kecelakaan yang melibatkan anggota keluarga di bawah umur tersebut.

Pihak kepolisian saat ini tengah mendalami jenis senjata angin yang digunakan dalam insiden ini. Selain melakukan penyelidikan, polisi juga berencana melakukan langkah preventif ke masyarakat.

“Kami berencana untuk mengumpulkan masyarakat yang memiliki senjata angin di masing-masing desa untuk diberikan imbauan terkait aturan dan keamanan penggunaan senjata angin ini,” pungkas Anang.

Atas kejadian ini, kepolisian memberikan peringatan keras kepada warga pemilik senapan angin untuk menjauhkan senjata dari jangkauan anak-anak, selalu mengosongkan peluru saat senjata tidak digunakan, bersikap bijak dan memahami bahwa senapan angin bukanlah mainan, melainkan alat yang bisa berakibat fatal jika disalahgunakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *