INDRAMAYUUPDATE – Ular sanca sepanjang sekitar 5 meter yang kerap berkeliaran di permukiman warga Desa Singajaya, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, akhirnya berhasil dievakuasi petugas pemadam kebakaran (Damkar). Ular tersebut ditemukan bersarang di lubang besar di bawah pohon.
Proses evakuasi dilakukan pada Minggu (9/8/2026) sore. Ular berukuran besar itu sebelumnya membuat warga resah karena sering muncul di sekitar pekarangan rumah.
Kepala Desa Singajaya Khaerul Anam mengatakan warga selama ini juga kerap kehilangan ayam peliharaan. Kemunculan ular tersebut diduga berkaitan dengan kondisi pekarangan yang dipenuhi tanaman liar.
“Jadi kita itu 4 hari terakhir ini sedang babat pekarangan. Di hari terakhir ini kita potong pohon gempol di sana, nah di bawah pohon itu ternyata ada lubang gede, ular itu bersarang di sana,” kata Anam di lokasi, Minggu (9/8/2026).
Mengetahui lubang tersebut menjadi sarang ular, Pemerintah Desa Singajaya langsung menghubungi Damkar Indramayu. Petugas kemudian datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
“Begitu sarangnya diketahui kita langsung telepon Damkar. Alhamdulillah langsung cepat respons dan langsung ditangkap,” ujarnya.
Anam mengatakan belum diketahui dari mana asal ular sanca tersebut. Namun, dia memastikan ular itu bukan hewan peliharaan warga yang terlepas.
“Mungkin karena pekarangan ini tidak produktif, mungkin jadi tempat huniannya ular,” tuturnya.
Warga Sebut Ada Ular Kobra
Meski ular sanca sepanjang 5 meter telah berhasil dievakuasi, warga Desa Singajaya masih diminta waspada. Sebab, warga mengaku masih kerap melihat ular lain, termasuk ular kobra.
“Info dari warga itu sebenarnya ada dua, satunya lagi itu ular kobra. Cuma yang baru ketahuan sarangnya baru ular sanca ini,” ungkap Anam.
Kabid Damkar pada Dinas Satpol PP dan Damkar Indramayu Jajat Wibisono mengatakan petugas langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari pemerintah desa.
Menurutnya, proses evakuasi ular sanca tersebut berjalan lancar meski ukurannya cukup besar.
“Jadi bersarangnya itu di lubang pohon, ketahuannya saat pohon itu ditebang. Kurang lebih panjang ular itu 5 meter, alhamdulillah saat evakuasi nggak ada kendala,” jelas Jajat.
Terkait informasi mengenai keberadaan ular kobra, Jajat mengatakan petugas belum menemukan ular tersebut saat melakukan penyisiran di lokasi.
“Hasil penyisiran yang kami lakukan, hanya ditemukan ular jenis sanca tersebut saja yang bersarang di lubang itu,” katanya.
Jajat mengimbau warga segera melapor apabila kembali menemukan ular, terutama jika muncul di sekitar permukiman.
“Infonya memang ada lagi, jenisnya ular kobra. Kami pun menunggu informasi lebih lanjut dari warga. Saat laporan soal kemunculan ular itu masuk ke kami, pasti akan langsung kami tindak lanjuti,” tegasnya.
Ular Diamankan di Mako Damkar
Setelah berhasil dievakuasi, ular sanca berukuran sekitar 5 meter tersebut dimasukkan ke dalam karung.
Petugas kemudian membawa ular itu ke tempat penangkaran sementara di Mako Damkar Indramayu.
“Sementara kita evakuasi dahulu di tempat penangkaran di Mako. Biasanya nanti juga ada dari pencinta reptil di Indramayu yang meminta ular yang berhasil dievakuasi,” pungkas Jajat.
