INDRAMAYUUPDATE — Polisi membongkar sindikat pencurian yang menyasar kawasan perusahaan di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Komplotan tersebut diketahui membobol mess tenaga kerja asing (TKA) hingga menggasak uang dan sejumlah barang berharga.
Dalam kasus ini, polisi telah menangkap empat orang tersangka dari total tujuh pelaku yang diduga terlibat. Tiga tersangka di antaranya merupakan residivis kasus serupa pada 2022.
Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman mengatakan, aksi pembobolan terjadi di sebuah perusahaan yang disebut PT D di Jalan Lanud Sukani, Desa Jatisura, Kecamatan Jatiwangi, pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.
“Sedari awal mereka memang sengaja mengincar pabrik PT D yang berlokasi di Jalan Lanud Sukani, Desa Jatisura, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka,” kata Aldy dalam keterangan tertulis yang dikonfirmasi, Rabu (19/8/2026).
Para pelaku masuk ke area pabrik dengan cara memanjat pagar tembok. Mereka kemudian menggunting kawat berduri untuk bisa masuk ke dalam kawasan perusahaan.
Setelah berhasil masuk, pelaku mencongkel jendela mess TKA yang berada di lantai bawah. Dari lokasi tersebut, mereka membawa kabur sejumlah barang berharga.
Barang yang dicuri antara lain uang asing senilai 3.000 USD, satu unit laptop, satu unit ponsel, dan sebuah dompet.
Aksi komplotan tersebut kemudian berlanjut ke ruang kerja HRD. Mereka masuk melalui jendela gudang karton dan mengambil uang tunai Rp 5 juta yang berada di meja accounting.
“Total kerugian materil yang dialami pihak PT D akibat aksi pembobolan ini ditaksir mencapai Rp 100.000.000,” ujar Aldy.
Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam aksi tersebut. Di antaranya besi pahat lancip berukuran 30 sentimeter, gunting, linggis, gunting kawat, serta dua buah obeng.
Selain itu, polisi menyita satu unit laptop dan empat unit ponsel berbagai merek.
Spesialis Bobol Perusahaan
Hasil pengembangan penyidikan mengungkap bahwa para pelaku diduga merupakan komplotan spesialis pembobol perusahaan.
Pada 2025, kelompok tersebut disebut pernah membobol sebuah perusahaan di Kecamatan Sumberjaya, Majalengka. Saat itu, kerugian ditaksir mencapai Rp 10 juta.
“Para pelaku ini merupakan spesialis, memang ahlinya bongkar brankas dan memang targetnya adalah kantor-kantor ataupun perusahaan-perusahaan, terutama yang ada di wilayah Kabupaten Majalengka,” tegas Aldy.
Saat ini, empat tersangka telah diamankan dan menjalani proses hukum. Sementara itu, polisi masih memburu tiga pelaku lainnya yang masuk daftar pencarian.
Aldy meminta tiga buronan tersebut segera menyerahkan diri kepada polisi.
“Kami mengimbau kepada para pelaku yang saat ini mungkin masih di luar, kami sarankan berlaku kooperatif kepada kami, datang dan menyerahkan diri,” ujarnya.
Polisi juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
“Apabila ada masyarakat yang mengetahui, melihat, serta mendengar terjadinya aksi tindak kejahatan, tolong hubungi kami di call center 110,” pungkasnya.
