Bantuan Beras 30 Kg Mulai Disalurkan Untuk Warga Indramayu

INDRAMAYUUPDATE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu resmi meluncurkan penyaluran Bantuan Pangan Beras periode Juli-September 2026. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus menjaga daya beli warga.

Peluncuran bantuan dilakukan Bupati Indramayu Lucky Hakim di Desa Terusan, Kecamatan Sindang, Jumat (14/8/2026).

Di Desa Terusan, sebanyak 981 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan beras dengan total 30 kilogram per keluarga untuk kebutuhan selama tiga bulan.

Bupati Lucky Hakim mengatakan bantuan pangan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar.

“Penyaluran Bantuan Pangan ini adalah bukti kepedulian negara agar warga Kabupaten Indramayu, terutama yang membutuhkan, tetap terpenuhi kebutuhan dasarnya dan daya beli masyarakat tetap terjaga,” kata Lucky.

Lucky menambahkan Pemkab Indramayu terus melakukan koordinasi secara berkala dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Perum Bulog, dan Kementerian Dalam Negeri.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk memantau ketersediaan stok pangan sekaligus mengendalikan laju inflasi di Kabupaten Indramayu.

Penyaluran bantuan pangan ini merupakan hasil sinergi Pemkab Indramayu, Bapanas, Perum Bulog Cabang Indramayu, serta sejumlah instansi terkait.

Pimpinan Cabang Bulog Indramayu Apip Wijaya berharap bantuan yang disalurkan dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Semoga bantuan ini bermanfaat dan meringankan beban warga. Kami pastikan penyaluran berjalan baik, tepat sasaran, dan tanpa kendala di lapangan,” ujar Apip.

Dalam kegiatan peluncuran tersebut turut hadir Dandim 0616 Indramayu, Kepala DKPP Indramayu, Satreskrim Polresta Indramayu, serta sejumlah pejabat lainnya.

Pemkab Indramayu berharap sinergi antarinstansi dapat memastikan penyaluran bantuan pangan berjalan lancar dan tepat sasaran di seluruh wilayah Kabupaten Indramayu.

Program tersebut diharapkan mampu membantu meringankan beban masyarakat, khususnya keluarga penerima manfaat, sekaligus mendukung upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga di daerah.

You cannot copy content of this page

Exit mobile version