INDRAMAYUUPDATE – Asap tebal akibat pembakaran jerami di pinggir ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) KM 131+800, Desa Sanca, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, sempat mengganggu jarak pandang pengendara, Minggu (26/7/2026).
Peristiwa itu dilaporkan oleh seorang pengguna jalan yang melintas dari arah Jakarta menuju Cirebon melalui layanan darurat 110 sekitar pukul 10.03 WIB.
Kapolsek Gantar Iptu Sutarko mengatakan, setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi bersama petugas keamanan Rest Area Tol Cipali 130A dan warga sekitar untuk memadamkan api.
“Begitu menerima laporan dari masyarakat, anggota kami langsung menuju lokasi bersama petugas keamanan Rest Area Tol Cipali 130A dan warga sekitar untuk melakukan pemadaman. Alhamdulillah api berhasil dipadamkan sehingga tidak sampai meluas dan asap yang mengganggu pengguna jalan dapat segera diatasi,” kata Sutarko.
Sutarko memimpin langsung proses pemadaman di lokasi. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas menyisir area sekitar untuk memastikan tidak ada titik api yang masih menyala dan berpotensi memicu kebakaran susulan.
Beruntung, insiden tersebut tidak sampai menyebabkan kecelakaan lalu lintas di ruas Tol Cipali meski sempat mengurangi jarak pandang pengendara.
Polisi kemudian mengingatkan masyarakat agar tidak lagi membakar jerami di sekitar jalan tol. Menurut Sutarko, kebiasaan tersebut dapat memicu kebakaran yang lebih luas sekaligus membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar jerami di sekitar jalan tol. Selain berpotensi menyebabkan kebakaran luas, asapnya sangat mengganggu konsentrasi dan memicu risiko kecelakaan lalu lintas yang fatal akibat berkurangnya jarak pandang,” tegasnya.
