Hari Kelima Pencarian ABK KM Ratna Ningsih di Indramayu, 3 Korban Masih Hilang

INDRAMAYUUPDATE – Memasuki hari kelima pencarian, tiga anak buah kapal (ABK) KM Ratna Ningsih yang tenggelam di Perairan Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan terus menyisir area pencarian yang kini diperluas hingga perairan Eretan.

Kasat Polairud Polres Indramayu AKP Asep Suryana mengatakan hingga Senin (27/7/2026), pencarian terhadap ketiga korban masih terus dilakukan.

“Korban masih belum ditemukan,” kata Asep saat dikonfirmasi.

Tiga korban yang masih hilang masing-masing bernama Sarto (25), Ayo (28), dan Adnan (28). Ketiganya merupakan warga Desa Majakerta, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu.

Menurut Asep, operasi pencarian menghadapi sejumlah kendala, mulai dari luasnya area pencarian hingga kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

Gelombang di lokasi pencarian mencapai 1,5 hingga 2 meter disertai angin kencang, sehingga menyulitkan proses penyisiran oleh tim SAR gabungan.

Selain itu, minimnya aktivitas nelayan yang melaut akibat cuaca buruk membuat pencarian hanya mengandalkan personel SAR gabungan.

Sebelumnya, petugas juga sempat menerima laporan adanya penemuan sesosok jenazah di perairan Desa Cangkring, Kecamatan Cantigi. Namun, saat tim tiba di lokasi, jenazah tersebut sudah kembali hanyut terbawa arus sehingga belum dapat dipastikan identitasnya.

“Kami juga meminta kepada nelayan, apabila menemukan korban, untuk diikat sementara di tempat aman sampai petugas datang untuk mengevakuasi jenazah,” ujar Asep.

Diketahui, KM Ratna Ningsih berukuran 6 Gross Tonnage (GT) tenggelam diduga akibat cuaca buruk, gelombang tinggi, serta kelebihan muatan.

Perahu berangkat dari pangkalan nelayan Desa Majakerta sekitar pukul 03.30 WIB menuju Single Point Mooring (SPM) 35 Balongan dengan membawa nakhoda, tiga ABK, serta muatan 11 drum oli untuk kapal tanker.

Sekitar pukul 05.00 WIB, kapal diduga dihantam gelombang besar hingga terbalik dan tenggelam.

Dalam peristiwa tersebut, nakhoda Warnita (62) berhasil selamat setelah dievakuasi anggota TNI AL saat terapung di laut. Sementara tiga ABK lainnya hingga kini masih dalam pencarian.

You cannot copy content of this page

Exit mobile version